Polisi menyebut, pelepasan dua oknum honorer Satpol PP Pemprov Sulsel ini didasari lantaran keduanya tidak mengetahui isi paket yang dikirim kepadanya itu adalah narkotika.
Oknum Satpol PP berinisial AP mau menerima paket tersebut karena FH menyebut paket tersebut hanyalah sebuah sparepart motor.
"Kami menilai ada dugaan permainan jahat di balik semua ini, bagaimana kami tidak menduga adanya persengkongkolan jahat tersebut, karena orang yang menerima pertama barang bukti tersebut itu dibebaskan dengan alasan yang dianggap telah menciderai nilai keadilan dalam berbangsa dan bernegara," ucapnya.
Akan Kembali dengan Massa Lebih Banyak
Baca Juga : Bocah Tujuh Tahun dan Petugas Satpol PP Jadi Korban Tawuran Antarwarga di Makassar
Syarif juga mengancam pihaknya akan terus melakukan aksi demonstrasi dengan estimasi massa yang lebih banyak jika perkara tersebut tidak ada perkembangan.
"Yang jelas kami akan kembali melakukan aksi demonstrasi dengan gelombang massa yang lebih banyak lagi. Karna aksi yang kami lakukan tadi hanya sebagai warning atau peringatan, namun jika hal demikian tidak direspons baik berdasarkan bukti-bukti, maka kami akan kembali datang melakukan aksi demo," tukasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News