PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar menggelar pelatihan keprotokoleran dengan menghadirkan langsung pemateri dari Biro Protokol Sekretariat Presiden Republik Indonesia (RI).
Kepala bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kota Makassar Muhammad Zuhur mengatakan, pihaknya jauh-jauh menghadirkan pemateri yang berkompoten guna meningkatkan kualitas pelayanan terhadap pimpinan di lingkup pemerintah kota Makassar.
"Khususnya di bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Sekretariat Daerah (Setda) Kota Makassar," ujar Zuhur, di ruang Sipakalebbi, Kantor Balai Kota Makassar, Rabu (13/7/2022).
Baca Juga : Lewat Forum Indonesia on the Move, Munafri Siapkan Sistem Transportasi Terpadu dan Rendah Emisi
Dalam sambutannya saat membuka pelatihan keprotokoleran, Zuhur mengimbau peserta yang mengikuti pelatihan agar betul-betul dapat belajar, menimba ilmu dan bisa memahami keprotokoleran langsung dari ahlinya.
"Ini kesempatan baik bagi kita semua untuk belajar keprotokoleran, pemateri akan memberi pengetahuan bagaimana kedudukan pimpinan, jabatan dan pangkatnya," ujar Zuhur.
"Ini yang harus kita pahami betul, supaya tugas yang diemban ke depan dapat terlaksana dan berjalan dengan baik," lanjut Zuhur.
Baca Juga : Menjelang Setahun Kepemimpinan MULIA, Makassar Raih UHC Award 2026
Kepala Sub bagian acara Presiden, Biro Protokol Sekretariat Presiden RI, Muhammad Nawir Saleh atau yang akrab disapa Wira Saleh, mengapresiasi Prokopim Kota Makassar yang telah mengundang mereka hadir sebagai pemateri dalam pelatihan ini.
Biro Protokol Sekretariat Presiden RI: Ini Undangan Luar Biasa
"Kita mendapatkan undangan yang luar biasa, bahwa protokol Pemkot Makassar membutuhkan informasi dan sharing ilmu, tentang bagaimana keprotokoleran dan aplikasinya melayani pimpinan mereka masing-masing," ujarnya.
Menurutnya, dalam bagian keprotokoleran ada tiga hal penting yang mesti dipahami, yaitu tentang tata cara keprotokoleran sesuai undang-undang.
Baca Juga : Kunjungi Kantor Kemenlu, Wali Kota Munafri Perkuat Diplomasi Pariwisata dan Maritim Lewat Kolaborasi
"Jadi kami beri pemahaman, bagaimana seorang protokol itu harus bersikap, melayani, dan memahami tentang tata tempat, tata upacara, dan tata cara penghormatan dalam melayani seorang pejabat," ujarnya.
Selain itu dalam pelatihan ini, katanya, mereka juga menyelipkan materi, tentang bagaimana menjadi MC untuk standar Istana.
"Untuk menjadi MC standar istana, maka kita memberikan beberapa praktik-praktik seperti apa penekanan menjadi MC layaknya di istana," imbuhnya.
Baca Juga : Pengamat Nilai Ketegasan Munafri Tertibkan Parkir Liar hingga PKL Sangat Tepat Menata Makassar
Dia juga berharap para peserta nantinya dapat memahami betul, apa itu keprotokoleran, dan bisa mengaplikasikannya dengan baik saat bertugas di lapangan.
"Jadi ketika ditanya seperti apa protokoler Pemkot Makassar, mereka sudah benar benar memahaminya dengan ilmu yang kita bekali," jelasnya.
Pelatihan ini diikuti 40 orang peserta dan berlangsung selama dua hari mulai 13 hingga 14 Juli.
Baca Juga : Munafri–Aliyah Kompak Hadiri Muscab Hanura Makassar, Tegaskan Komitmen Kolaborasi Lintas Partai
Dalam pelatihan ini juga hadir sebagai pemateri, Rana Rayendra Digital Creative Practitioner, Utrich Farzah Presenter and News Producer TV, serta Joddy Caprinata Public Speaking Personal Branding Media Handling Strategy.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News