0%
Sabtu, 03 Desember 2022 22:51

Tim Pengusul dari UNM dan UMI, Ajarkan Pembuatan Pupuk Organik kepada Masyarakat Bulukumba

Editor : Gita Oktaviola
Tim Pengusul dari UNM dan UMI, Ajarkan Pembuatan Pupuk Organik kepada Masyarakat Bulukumba
ist

Universitas Negeri Makassar (UNM) dan Universitas Muslim Indonesia (UMI) akan mengajarkan masyarakat Bulukumba membuat pupuk organik yang dibutuhkan dalam proses pertumbuhan tanaman.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR- Universitas Negeri Makassar (UNM) dan Universitas Muslim Indonesia (UMI) telah memilih Desa Bontominasa, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba menjadi mitra kegiatan program Kemeterian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi.

Setiap anggota tim memiliki perwakilan mahasiswa yang turut dilibatkan sebagai proses pembelajaran di luar kampus MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka)

Kegiatannya tersebut mengajarkan pembuatan pupuk kompos, organic cair, instalasi akuaponik, minapadi, pembuatan teh herbal dan pelatihan pemasaran berbasis digital. Kegiatan ini akan berlangsung pada akhir November 2022.

Baca Juga : Pengabdian Eskalasi Profit UMKM Melalui Improvisasi Sistem Pembukuan Double Entry dan Implementasi Laporan Keuangan Berdasarkan SAK EMKM

Dosen Prodi Agroteknologi UMI, Jabal Rahmat Ashar mengatakan pelatihan ini, diharapkan mampu mewujudkan kemandirian pangan. Project pelatihan dilatar belakangi oleh potensi lahan pertanian warga yang sangat luas namun hasilnya masih dirasa belum maksimal.

"Selain itu, hasil-hasil pertanian dan kerajinan warga masyarakat Desa Bontominasa, umumnya masih dipasarkan secara konvensional sehingga hasil penjualannya belum maksimal," ucapnya.

Berdasarkan permasalah tersebut, tim Matching Fund yang berasal dari hasil kolaborasi dosen UNM dan UMI memberikan beberapa pelatihan.

Baca Juga : Kampus UNM Memanas Usai Rektor Dinonaktifkan, Polisi Diminta Usut Pelaku Penyerangan

Bahkan melakukan penyerahan alat dan bahan untuk proses instalasi akuaponik, pembuatan pupuk organik cair, kompos, teh herbal dan pelatihan pemasaran digital.

"Budidaya dengan sistem akuaponik dan minapadi memberikan banyak keuntungan.Tanaman yang dibudidayakan mendapatkan sumber makanan dari kotoran ikan, sedangkan ikan mendapatkan air sebagai tempat hidupnya," ucapnya.

Pupuk organik cair dan kompos merupakan hal penting dalam pertanian, dikarenakan pupuk organik dapat membantu proses penyuburan tanaman.

Baca Juga : Bentrok Dua Kubu Mahasiswa Pecah di UNM Parang Tambung, Lima Motor Terbakar

Proses pembuatan pupuk organik cair menggunakan metode anaerob, dengan memfermentasikan limbah-limbah organik dengan bantuan EM4.

Ketua Tim sekaligud Dosen Prodi Pendidikan Biologi UNM, Dr. Arsad Bahri mengatakan roses pembuatan pupuk kompos dilakukan dengan metode penimbunan limbah-limbah dedaunan yang dicacah.

"Kemudian dicampurkan dengan larutan EM4 kemudian disimpan di dalam tong kompos/compost bag selama 1 bulan," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer