0%
Kamis, 08 Desember 2022 16:16

Aktivis di Makassar Tuangkan Kritik Penanganan Korupsi Lewat Lukisan

Penulis : wiwi amaluddin
Editor : Rahma
Peringatan Hari Anti Korupsi oleh para aktivis dituangkan lewat karya seni(Portal Media/Al Fath)
Peringatan Hari Anti Korupsi oleh para aktivis dituangkan lewat karya seni(Portal Media/Al Fath)

Penanganan korupsi oleh pemerintah dinilai hanya sebatas gimik.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Peringatan Hari Anti Korupsi di Makassar tidak seperti biasanya. Jika perlawanan selama ini dilakukan dengan turun ke jalan sambil orasi, kali ini kritik aktivis dituangkan lewat karya seni.

Aktivis yang tergabung dalam Masyarakat Anti Korupsi Sulsel (MARS) berkolaborasi dengan seniman Makassar Art Initiative Movement (MAIM), memperingati Hari Anti Korupsi melalui aksi kreatif berupa performance art dengan tema ‘Seni Melawan Korupsi’.

Kegiatan peringatan Hari Anti Korupsi yang jatuh pada tanggal 9 Desember ini dilaksanakan di bawah jembatan layang Fly Over di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Kamis, (8/2021).

Baca Juga : APH Diminta Serius Tuntaskan 144 Kasus Korupsi Mandek di Sulsel Sepanjang 2024

Ketua Anti Coruption Committe (ACC) Sulawesi Abdul Kadir mengatakan dalam perfomence art ini, ada tiga isu sentral yang diangkat dan dituangkan dalam bentuk seni lukisan yaitu soal penegakan hukum, demokrasi, dan sikap anti korupsi.

"Pertama soal demokrasi soal kebebasan berpendapat kebebasan berekspresi, kemudian kriminalisasi dan seterusnya, kedua soal penegakan hukum dimana dilihat dari konteks pemberantasan korupsi hari ini, penegakan hukum tidak berjalan dengan baik," ujarnya kepada awak media.

Selain itu, poin ketiga yaitu kritik sikap anti korupsi yang disampaikan oleh pemerintah, kata Abdul Kadir, hanya sebatas gimik tidak pernah dilaksanakan secara maksimal di lapangan.

Baca Juga : Lamban Tangani Kasus Korupsi UIN Alauddin Makassar, ACC Nilai Polda Sulsel Tak Layak Dapat Penghargaan

"Sikap anti korupsi itu bukan sikap yang ditorehkan dan dijalankan secara serius oleh pemerintah nah berdasar isu tadi itu yang dituangkan dalam lukisan hari ini," sambungnya.

Tambahnya, para pelukis yang melaksanakan perfomence art ini ternyata juga berasal dari berbagai macam profesi seperti dosen, seniman hingga ASN.

"Kami memberikan masukan kepada mereka (Pelukis) untuk dituangkann disini terkait soal sikap anti korupsi," tutupnya.

Baca Juga : Diwarisi Puluhan Kasus Mandek, Kapolda Baru Sulsel Ditantang Evaluasi Jajaran

Ada total 9 lukisan yang dilukiskan, hingga berita ini terbit, para pelukis masih sibuk dengan kuas dan kanvasnya.

Dari pantauan Portal Media, salah-satu lukisan terlihat menggambarkan kondisi 2 pejabat publik yang terlihat menjulurkan lidahnya melihat dua potong kue.

Untuk diketahui, aksi ini juga berkolaborasi dengan LBH Makassar, Forum Informasi dan Komunikasi Organisasi Non Pemerintah (FIK ORNOP) Sulawesi Selatan (Sulsel), Aliansj Jurnalis Independen (AJI) Makassar, Forum Studi Isu-Isu Strategis (FOSIS), LBH Pers Makassar, Korsosium Pembaruan Agraria (KPM Sulsel), Gusdurian Makassar, Kontras Sulawesi serta Lembaga Advokasi Pendidikan Anak Rakyat (LAPAR Sulsel).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar