0%
Senin, 12 Desember 2022 15:16

Antisipasi Bencana Jelang Puncak Cuaca Ekstrem, Sekda Makassar Semprot Dinsos Pelit Keluarkan Anggaran

Penulis : Firda
Editor : Rahma
Ilustrasi/INT
Ilustrasi/INT

Dinas Sosial Kota Makassar diminta untuk memperbaiki SOP penanganan bencana yang mereka miliki.

 

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Memasuki puncak cuaca ekstrem yang diprediksi akan terjadi pada Januari mendatang, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Muh Ansar menghimbau kepada Seluruh SKPD agar mempersiapkan penanggulangan bencana yang berpotensi terjadi.

"Kita tidak boleh mati bola, bagaimana caranya kita mati bola kita punya uang, kita yang atur. Sepanjang itu direncanakan dan dianggarkan itu bisa," ungkap Muh Ansar pada Rapat koordinasi terkait Penanganan Bencana di Kota Makassar, beberapa waktu lalu.

Baca Juga : Lewat Forum Indonesia on the Move, Munafri Siapkan Sistem Transportasi Terpadu dan Rendah Emisi

Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makasar ini juga menuturkan agar Dinas Sosial Kota Makassar memperbaiki SOP penanganan bencana yang mereka miliki.

Dimana, dalam SOP tersebut, Dinsos sangat pelit untuk mengeluarkan anggaran pengadaan dapur umum, dimana hanya diturunkan Dinsos ketika korban berjumlah 100 jiwa.

"Saya mau tidak perlu ada disposisinya, ini SOP-nya diperbaiki. Tidak bisa ada yang tidak dilayani," tegasnya.

Baca Juga : Menjelang Setahun Kepemimpinan MULIA, Makassar Raih UHC Award 2026

Ansar juga menyarankan agar Dinsos menganggarkan makanan jadi kepada masyarakat yang menjadi korban bencana.

"Warga tidak mungkin masak di pengungsian kasihan. Anggarkan makanan jadi kalau dalam hal mendesak, karena kalau dapur umum kurang lebih dua jam baru siap," tandasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kota Makassar, Aulia Arsyad menjelaskan biaya operasional akan lebih membengkak jika dapur umum diturunkan saat korban kurang dari 100 jiwa.

Baca Juga : Kunjungi Kantor Kemenlu, Wali Kota Munafri Perkuat Diplomasi Pariwisata dan Maritim Lewat Kolaborasi

"Menghindari biaya operasional yang lebih membengkak karena dibutuhkan biaya transpot seperti bahan bakar, jadi lebih banyak biaya operasionalnyalah daripada biaya untuk menyediakan makanan kalau pengungsi kurang dari 100," jelasnya Minggu (11/12/2022).

"Jadi kalau kurang dari 100 itu kami harapkan dapur mandiri oleh masyarakat sekitar yang tidak jadi korban, kami memberikan bantuan seperti Indomie," tambah Aulia.

kadinsos tersebut membeberkan jika tahun ini akan ada tambahan dapur umum dan sedang dalam perjalanan dari Jakarta menuju Makassar.

Baca Juga : Pengamat Nilai Ketegasan Munafri Tertibkan Parkir Liar hingga PKL Sangat Tepat Menata Makassar

"Jadi insya Allah terpenuhilah kebeutuhan masyarakat jika dibutuhkan dapur umum dengan jumlah pengungsi yang banyak," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer