0%
Kamis, 14 Juli 2022 13:59

Sulap Ulat Bulu Jadi Kain Sutra, Ibu Ini Curi Perhatian Warga Asing

Editor : Gita Oktaviola
Sulap Ulat Bulu Jadi Kain Sutra, Ibu Ini Curi Perhatian Warga Asing
ist

Universitas Ciputra Makassar menghadirkan pelaku UMKM untuk berkolaborasi dengan Mahasiswa. Salah satunya pelaku UMKM yang mengubah Ulat Bulu menjadi Kain Sutra Makassar.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Andi Tiara Purnama Pertiwi Rahman seorang desainer untuk kategori sains sutra Makassar memperkenalkan produk UMKM-nya di kampus Ciputra Makassar.

Produk tersebut berupa kain sutra yang terbuat dari ulat bulu hasil pengembangan budidaya sutra yang dianggap telah punah.

“Saya mengembangkan kembali warisan budaya Makassar yang telah punah. Produk ini saya rilis sejak tahun 2015 dan mulai dikenal oleh mancanegara tahun 2021 sampai sekarang,” ucap Tiara saat dikonfirmasi oleh portalmedia,id, Rabu (13/7).

Baca Juga : Pamerkan Produk Unggulan di APEKSI 2026, Booth Dekranasda Makassar Diserbu Pengunjung

Menggunakan metode sains sutra Makassar, ia berhasil menggaet warga asing untuk membeli produk limited edition.

“Kenapa limited edition? Karena proses pembuatannya itu 3 bulan. Jadi produk kami itu per 3 bulan baru bisa rilis kembali, soalnya namanya juga ulat bulu, kita harus mengembangbiakkan dulu ulat bulunya kemudian sainsnya itu adalah kotoran yang berbentuk emas, kita sains ke inkubator Unhas baru hasilnya bisa seperti ini. Setiap produksi juga hanya 20 kain yang dihasilkan,” terangnya.

Untuk satu kali produksi ini kata dia, ada berbagai bentuk atau desain lokal yang dihadirkan. Sehingga proses pemasarannya lebih bagus.

Baca Juga : Jadi Magnet Pengunjung, Booth Makassar di Indonesia City Expo Medan Tampilkan Transformasi Digital dan Ekonomi Kreatif

“Mungkin kalau di Makassar belum terlalu booming, tapi untuk pasar di Luar Negari sudah ada, baik itu di Eropa maupun Autralia. Jadi, lebih banyak produknya itu dikirim kesana. Kemarin kita coba ke Australia dan Canada, permintaan pasar cukup tinggi tapi kami hanya menyiapkan produk 40 pcs,” jelasnya.

Kedepannya kata Tiara, ia akan berusaha membangun produk UMKM miliknya agar dapat memproduksi kain sutra lebih banyak lagi. Supaya bisa menyalirkan lebih banyak lagi permintaan pasar.

Selanjutnya, Corolina Novi Mustikarini Dosen Universitas Ciputra Makassar menyampaikan alasannya memperkenalkan beberapa produk UMKM kepada Mahasiswa.

Baca Juga : Pameran “The Taste and Craft of Makassar” Jadi Momentum Diplomasi Budaya di Kancah Dunia

"Audiensi hari ini dengan pelaku UMKM sebagai bagian dari orientasi mahasiswa. Kita perkenalkan produk agar mereka dapat berkolaborasi dengan mahasiswa," bebernya.

Kata Corolina, setiap mahasiswa baru nantinya akan berkolaborasi dalam mengembangkan skill komunikasi dan enterpreneurship.

"Jadi sebelum masa orientasi mahasiswa atau yang disebut orientasi week, mereka harus menyelesaikan tugasnya dulu. Misalnya, setelah melakukan kolaborasi UMKM, mereka akan membantu memviralkan produk tersebut, sesuai dengan hasil binaan dari UMKM yang mereka temani kolaborasi," bebernya.

Baca Juga : Kenalkan Wastra dan Kuliner Lokal, Dekranasda Makassar Sambut Delegasi IGS 2026

Sehingga, Corolina menuturkan, mahasiswa akan paham pola pemasaran UMKM, dan nantinya mahasiswa juga dapat membuat dan memasarkan prodaknya sendiri.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar