PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Pasca dicopotnya Abdul Hayat Gani sebagai Sekprov Sulsel, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Imran Jausi mengatakan akan secepatnya melakukan lelang jabatan untuk posisi tersebut.
"Biasanya lebih cepat lebih bagus," tegasnya kepada awak media, Rabu (14/12/2022).
Hal ini, kata Imran karena jabatan Pelaksana Harian (Plh) hanya jabatan singkat. Ia menegaskan Plh hanya untuk menjamin proses administrasi Sekprov tetap berjalan sebagaimana mestinya.
Baca Juga : Sekprov Sulsel Dorong Pemda Maksimalkan PAD Potensi SDA
"Kemudian Kemendagri akan menunjuk Pelaksana Jabatan(PJ) sambil menunggu proses lelang atau seleksi terbuka," ujar Imran.
Apalagi kata Imran sapaannya, posisi Sekprov termasuk strategis dan vital, maka harus segera diisi pejabat definitif.
Gubernur Sulsel: Tidak Boleh ada Kekosongan
Hal yang sama diungkapkan oleh Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.
Baca Juga : Sekprov Sulsel Paparkan Capaian dan Realisasi APBD 2024 di Paripurna DPRD
"Segera kami lakukan (lelang jabatan untuk posisi Sekprov Sulsel), tidak boleh ada kekosongan," tegasnya.
Hal ini kata Gubernur Andalan, sapaan lain Andi Sudirman, karena roda pemerintahan provinsi harus terus berjalan dan Sekprov Sulsel menjadi leading sectornya.
"Posisi sekda pamong tertinggi, harus diisi sesegera mungkin, apalagi saat ini banyak keputusan-keputusan yang harus dilakukan dan ditangani Sekprov yang memang menjadi leading," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News