0%
Selasa, 27 Desember 2022 07:57

Kesal karena Sombere Smart Sikola tak Terwujud, Danny: Tahun Depan tak Berjalan, tak Ada Ampun!

Penulis : Firda
Editor : Rasdiyanah
Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto. Foto: dok
Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto. Foto: dok

Wali Kota Makassar, Danny Pomanto baru-baru ini dibuat kesal oleh Dinas Pendidikan Kota Makassar. Danny menyinggung program Sombere Smart School yang belum terwujud.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto baru-baru ini menyinggung Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar karena minilai tidak adanya terobosan.

"Saya belum melihat adanya terobosan, saya menggagas Sombere Smart Sikola tapi belum melihat Disdik Kota Makassar mewujudkan itu," ungkap Danny Pomanto sapaan karibnya, beberapa waktu lalu.

Danny menegaskan jika tahun depan (2023) Disdik tidak mewujudkan Sombere Smart Sikola maka tidak ada ampun.

Baca Juga : Kolaborasi Internasional Warnai F8, Danny Ingin Jadikan Festival Arena Permanen

"Saya orangnya blak-blakan saja, jika tahun depan tidak berjalan sekali lagi tidak ada ampun," pungkasnya.

Danny meminta Disdik Kota Makassar untuk membuat SOP dan Hybridnisasi Pendidikan terkait Sombere Smart Sikola.

"Saya tidak main-main tentang pendidikan, oleh karena itu saya perintahkan Kepala Dinas Pendidikan beserta jajaran untuk segera memulai Sombere Smart Sikolah yaitu masuk Taman Kanak-kanak (TK) keluar Sekolah Menengah Pertama (SMP)," ucapnya.

Baca Juga : Penuhi Panggilan Kejaksaan Terkait Dugaan Penyimpangan Dana Cadangan PDAM Makassar, Danny: Saya Taat dan Patuh Hukum

Sombere Smart City merupakan salah satu bentuk program revolusi pendidikan dari 18 yang dicanangkan Danny yaitu sekolah sembilan tahun, masuk TK keluar SMP dimana TK, SD dan SMP menjadi satu atap.

Merespons hal ini, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Makassar Muhyiddin mengatakan Disdik telah mematangkan beberapa poin penting dalam pengimplementasiannya.

"Seperti menerapkan konsep Hybridisasi Pendidikan, Outing Class, Kawasan Sekolah Terintegrasi, Penguatan Local Content dan Serapan Luas Anak Tidak Sekolah," rincinya.

Baca Juga : Jelang Purnatugas, Danny Pomanto Ditemani Istri Pamit ke Ketua DPRD Makassar

Muhyiddin, sapaannya mengungkapkan pihaknya akan mulai memacu seluruh elemen pendidik dan menerapkan secara menyeluruh di tahun depan.

"Jika program 18 revolusi pendidikan ini dicanangkan dan berjalan baik maka pendidikan di Kota Makassar dapat menjadi lebih unggul," katanya.

Untum Diketahui, 18 bentuk Revolusi Pendidikan itu di antaranya;

  1. Semua Anak Harus Sekolah,
  2. Semua Adiwiyata,
  3. Semua Bebas Nafza,
  4. Sekolah Sembilan Tahun.
  5. 100 Sekolah bintang,
  6. Satu Sekolah Satu Smart Library,
  7. Satu Sekolah Dua Guru Inovator,
  8. Satu Sekolah Lima Super Student,
  9. Satu Sekolah Sua Smart Class,
  10. Satu Sekolah Satu Super Inovasi,
  11. Satu Sekolah Lima Gang Debat,
  12. Satu Anak Satu Tari,
  13. Satu Anak Satu Bakat,
  14. Satu Anak Satu Olahraga,
  15. Satu Anak Tiga Tanaman,
  16. Festival Bakat,
  17. Olimpiade Sekolah, dan
  18. Liga Debat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar