PORTALMEDIA.ID, GOWA - Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengeluarkan ultimatum cuaca ekstrem yang terjadi hingga awal tahun 2023 mendatang. Ia menginstruksikan pendirian posko siaga kepada instansi terkait, camat, kelurahan hingga desa sebagai upaya penanggulangan bencana.
Menurut Adnan, sapaan karibnya Sulawesi Selatan termasuk di dalamnya Gowa masuk dari lima provinsi klasifikasi awas dari data yang dirilis BMKG baru baru ini.
"BMKG merilis cuaca ekstem diprediksi berlanjut hingga 2 Januari 2023. Ditambah rilis dari BMKG pusat membagi masing-masing daerah sesuai dengan klasifikasinya, dan Gowa termasuk di dalam Sulsel yang masuk klasifikasi awas," ujar Adnan Purichta Ichsan, Senin (26/12/2022) kemarin.
Baca Juga : Pemkot Makassar Tetapkan Status Siaga Cuaca, Munafri Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan
"Kami minta membangun posko siaga bencana khususnya posko kabupaten yang dipusatkan di Kantor BPBD Kabupaten Gowa, begitu pun di kecamatan dan setiap desa/kelurahan harus ada,"
Instruksi ini untuk mengahadapi cuaca ekstrem yang melanda Sulawesi Selatan termasuk Kabupaten Gowa yang mengakibatkan bencana banjir dan longsor di dua kecamatan, yakni Tinggimoncong dan Parangloe.
Bupati dua periode ini, berharap posko siaga bencana sudah harus aktif menjelang akhir tahun. Agar ketika terjadi bencana dapat ditangani secepat mungkin.
Baca Juga : BMKG Rilis Prospek Cuaca 19-25 Desember 2025, Bibit Siklon Picu Hujan Lebat dan Angin Kencang
"Diingatkan setiap memasuki Desember, posko siaga bencana sudah harus ada tanpa diminta. Begitu pun kepada DLH (Dinas Lingkungan Hidup) untuk tidak berhenti melakukan pemangkasan pohon khususnya di jalan-jalan poros," harapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News