PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Polemik Pemutusan kerja sama antara BPJS Kesehatan Kota Makassar dan Klinik Cerebellum menuju babak baru.
Kedua pihak ini akhirnya dipertemukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) dalam hal ini Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulsel.
"Jadi hasil pertemuannya itu diharapkan Cerebellum memperbaiki apa yang belum terselesaikan apa yang menjadi permintaan BPJS (Kesehatan Kota Makassar)," ujar Kepala Dinkes Sulsel, Rosmini Pandin ketika dihubungi Portalmedia.id, Jumat (30/12/2022).
Baca Juga : DPRD Sulsel dan Pemprov Bahas Kejelasan Pembayaran Iuran BPJS Kesehatan
Rosmini sapaannya, juga mensyukuri sudah ada titik terang dari polemik ini, di mana Klinik Cerebellum tinggal melengkapi dan memperbaiki apa yang menjadi permintaan BPJS Kesehatan Kota Makassar.
"Alhamdulillah Jumat berkat, kembali berkasih sayang," katanya.
Sambungnya, kemungkinan Klinik Cerebellum akan kembali memulihkan kerja sama dengan BPJS Kesehatan pada bulan Januari atau Februari, karena ada beberapa perbaikan dari segi administrasi.
Baca Juga : Empat Daerah di Sulsel Belum Capai UHC 100%, BPJS Singgung Keterbatasan Fiskal
"Insya Allah belum sekarang, mungkin satu bulan dua bulan, tergantung cepat selesainya, ini urusan kedua belah pihak," bebernya.
"Pelayanannya (di Klinik Cerebellum) kan bagus ji, tapi ada menang aturan yang teknis," sambungnya dengan dialek Makassar.
Terakhir, Rosmini mengatakan ini tinggal masalah waktu agar Klinik Cerebellum kembali bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, dan Pemprov Sulsel juga ia tegaskan ikut mendampingi proses-proses pemulihan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News