0%
Sabtu, 16 Juli 2022 16:50

Perkara Tenggelamnya Bocah di Drainase, Polisi Periksa Dua Pengurus Yayasan Reski Syafaat

Penulis : Reza Rivaldi
Editor : Rahma
Ilustrasi/INT
Ilustrasi/INT

Dua orang dari Yayasan Rezki Sfafaat diperiksa oleh Polsek Tamalate atas meninggalnya salah satu anak yang dititip di tempat penitipan anak tersebut.

PORTAL MEDIA, ID. MAKASSAR- Perkara kematian Askara (5), bocah yang ditemukan tewas mengapung di saluran drainase. Pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Tamalate memeriksa dua orang pihak yang menjadi pengurus Yayasan Reski Syafaat.

Kapolsek Tamalate, Kompol Irwan Tahir mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan perkara itu dari pihak keluarga Askara.

"Tidak ada laporannya, ada dua orang dimintai keterangan pihak yayasan. Pihak keluarga juga menolak diautopsi," jelas Irwan Tahir kepada Portalmedia melalui sambungan seluler. Sabtu (16/7/2022) siang.

Baca Juga : Seorang Lansia di Makassar Tewas Terkena Serangan Jantung saat Terapi Air Laut

Terpisah, Ayah Askara, Ilham juga belum mau berkomentar banyak terkait bakal membuat laporan polisi. Kata dia, pihak keluarga masih dalam keadaan berduka."Saya selesaikan dulu tausiyah ke tiganya," ungkap Ilham dihubungi terpisah.

Sekedar diketahui sebelumnya, hingga kini belum diketahui unsur pidana yang menyebabkan bocah berusia 5 tahun meninggal di dalam saluran drainase Kompleks Perumahan Pondok Lestari di Jalan Dg Tata 1 Kelurahan Bontoduri, Kecamatan Tamalate, Makassar, Kamis (14/7/2022) sore.

Bocah itu semestinya dalam pantauan di tempat jasa penitipan anak bernama Yayasan Reski Syafaat. Jenazah bocah malang pertama kali ditemukan oleh Hadi (29) tahun, driver mobile online yang saat itu sedang menepi di wilayah tersebut.

Baca Juga : Mahasiswi di Makassar Ditemukan Tewas di Kos, Diduga Akibat Mengidap Penyakit

Sementara pihak Yayasan Reski Syafaat belum mau berkomentar banyak terkait insiden yang menimpa anak yang dititipkan ke perusahaannya itu.

Polrestabes Makassar memastikan kasus kematian bocah di selokan dalam penyelidikan. Kasus ini bermula saat orang tua korban menitipkan anaknya itu untuk dijaga di tempat penitipan anak, Yayasan Reski Syafaat.

Namun, saat sore hari sekitar pukul 17:00 Wita, korban keluar dari halaman yayasan. Pengelola pun keluar mencari namun tidak ditemukan.

Baca Juga : Pohon Tumbang hingga Atap Wisma Negara CPI Makassar Ambruk Dihantam Hujan dan Angin Kencang

Pengelola sempat panik karena sudah mencari anak tersebut kemana-mana tapi tak ditemukan, sementara orang tuanya sudah datang untuk menjemput.

Beberapa menit kemudian kabar seorang anak ditemukan di dalam drainase sampai ke telinga pengelola yayasan dan orang tua korban yang masih berada di tempat jasa penitipan anak tersebut.

Polisi menduga korban tergelincir terjatuh ke dalam drainase kompleks perumahan yang mengakibatkan korban tenggelam.

Baca Juga : Polisi Tak Temukan Luka Kekerasan di Tubuh Pasangan Kekasih yang Ditemukan Membusuk di Makassar

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar