PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Cuaca ekstrem yang melanda Sulawesi Selatan (Sulsel) menyebabkan 19 Kabupaten/Kota dilanda banjir.
Hal ini dikatakan oleh Kepala BNPB, Letjen Suryanto ketika ditemui awak media selepas memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Darurat Bencana Hidrometeorologi di Sulsel, Senin (9/1/2023).
"Ada 19 kabupaten kota yang terkena banjir dalam beberapa terakhir ini, dari arahan bapak presiden BNPB langsung turun ke lapangan memastikan penanganan banjir ini bisa dilaksanakan dengan baik," ujarnya.
Baca Juga : Sulsel Raih Provinsi Terbaik Pertama di Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan 2025
Maka dari itu, Pemerintah Pusat melalui BNPB akan mengucurkan bantuan kepada Kabupaten/Kota di Sulsel yang terdampak.
Ada 14 Kabupaten/kota yang akan disalurkan pada 9 Januari 2023 mendatang yaitu Kota Makassar, Kab. Sinjai, Kepulauan Selayar, Bantaeng, Sidrap, Enrekang, Luwu Utara, Bone, Pinrang, Barru, Jeneponto, Pare-pare, Bulukumba, Pangkep.
Bantuan keuangan Rp 250 juta akan diberikan kepada masing-masing kabupaten/kota, Rp 500 juta untuk Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel, Logistik Sembako dan makanan siap saji senilai 100 juta per masing-masing kabupaten/kota dan terakhir 1.000 selimut dan 1.000 matras untuk masing-masing kabupaten/kota.
Baca Juga : Sulsel Sabet Penghargaan Terbaik I Swasti Saba Kabupaten/Kota Sehat 2025
Hal ini kata Suryanto merupakan bagian dari bentuk penanganan bencana yang mulai dari tanggap darurat, transisi tanggap darurat hingga tahap rekonstruksi.
Ia juga tak menampik kalau masih ada beberapa daerah di Sulsel yang masih tergenang air, maka dari itulah kaya Suryanto dibuatlah rakor dengan beberapa stakeholder pada hari ini.
"Dengan bantuan ini saat masa tanggap darurat bisa dioperasionalkan oleh pemerintah daerah TNI polri baik bupati Dandim Kapolres sehingga masyarakat yang terdampak ini ringanlah penderitaannya," harapnya.
Baca Juga : Mahasiswa Unhas Gagas "Megapolis Water Sensitive" untuk Atasi Krisis Air dan Banjir Perkotaan
Terakhir, ia juga akan mengevaluasi bagaimana cara agar daerah-daerah di Indonesia termasuk di Sulawesi Selatan (Sulsel) dapat terbebas atau banjir dapat lebih terkendali dan menurun intensitasnya daripada tahun-tahun kemarin.
"Itu artinya mitigasi pencegahannya berjalan, itu ukurannya tidak perlu bahasa-bahasa yang (rumit) sudah tentu saja ini menjadi PR kita bersama," sambungnya.
Sekedar informasi, pada 26-28 Desember 2022 lalu, BNPB telah menyalurkan bantuan yang sama kepada 5 Kabupaten/kota di Sulsel, yaitu Maros, Gowa, Soppeng, Wajo, Takalar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News