PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Tim pengusul program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unismuh Makassar akan mengembangkan konsep literasi keuangan melalui teknologi digital untuk petani.
PKM yang berjudul "Literasi Keuangan dan Kopita Kalenna - Bontongape Takalar" ini, akan mengarahkan para petani yang dianggap masih kolot mengakses media sosial untuk melek digital.
Menurut Andi Arman Ketua Pengusul Program PKM bahwa pihaknya akan memberikan edukasi digital untuk para petani yang ada di Kabupaten Takalar.
Baca Juga : Pemerintah Perkuat Kepastian Profesi dan Penghasilan Dosen Lewat Permen Baru
"Walaupun sebenarnya kami akan menghadapi tantangan yang sedikit berat. Sebab, penerapan literasi keuangan untuk petani yang masih minim karena rendahnya pengetahuan mereka dalam mengelola keuangan," ucapnya, Selasa (10/01).
"Olehnya, upaya kami ini untuk menggenjot mereka agar dapat mengelola dana yang terbatas melalui pemanfaatan produk dan layanan keuangan menjadi suatu hal yang perlu dilakukan," tambahnya.
Lebih lanjut, ia menuturkan jika pihaknya juga akan membentuk unit koperasi tani sebagai wadah untuk simpan pinjam dan distribusi hasil produksi tani.
Baca Juga : Pemerintah Minta Regulasi Guru–Dosen Tidak Menghambat Dinamika Pendidikan
"Ini dianggap penting karena kelompok Tani Desa Kalenna Bontongape akan diajarkan untuk memasarkan dan mendistribusikan hasil tani," pungkasnya.
Untuk metode penerapan program ini akan menggunakan teknik ceramah, demonstrasi, diskusi, tanya jawab, dan mitra pendamping.
"Sehingga target luaran yang ingin kami capai, bisa bermitra dengan para petani untuk meningkatkan literasi keuangan. Selain itu, petani cenderung berperilaku rasional dalam berkomunikasi serta berkemampuan untuk menggunakan produk lembaga keuangan yang tinggi," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News