PORTALMEDIA.ID, GOWA - Dugaan aliran sesat bernama 'Bab Kesucian' viral di sosial media beberapa hari terakhir ini. Hal itu menyusul laporan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel tentang ajaran yang menyimpang di aliran tersebut.
Aliran 'Bab Kesucian' ini berada di bawah naungan Yayasan Nur Mutiara Makrifatullah yang dipimpin Hadi Kesumo tepatnya di Kampung Butta Ejayya, Kelurahan Romang Lompoa, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa.
Namun belakangan diketahui Yayasan ini tak hanya ada di Gowa. Lembaga yang aktif di bidang pendidikan ini bahkan ada di luar negeri.
Baca Juga : Bupati Gowa Sebut Tidak Ada Hutan Gundul, Pemkab Siap Tanam Puluhan Ribu Pohon Cegah Bencana
Berikut beberapa cabang Yayasan Nur Mutiara Makrifatullah yang tersebar di Nusantara hingga luar negeri ini:
- Malaysia dan Singapura yang bernama Yayasan Nur Mutiara Mutmainah.
- Kalimantan yang bernama Yayasan Nur Mutiara Makrifatullah.
- Sumatera Selatan bernama Yayasan Nur Mutiara Makrifatullah.
- Jawa Timur bernama Yayasan Nur Mutiara Makrifatullah.
- Riau bernama Yayasan Nur Mutiara Makrifatullah.
- Sumatera Utara bernama Yayasan Nur Mutiara Makrifatullah.
- Kendari bernama Yayasan Nur Mutiara Makrifatullah.
- Lombok, Nusa Tenggara Timur bernama Yayasan Nur Mutiara Makrifatullah.
- Lampung bernama Yayasan Nur Mutiara Makrifatullah.
- Kupang, Nusa Tenggara Timur bernama Yayasan Nur Mutiara Makrifatullah.
- Batam, Kepulauan Riau bernama Yayasan Nur Mutiara Makrifatullah.
- Gowa, Sulawesi Selatan.
Pimpinan Yayasan Nur Mutiara Makrifatullah, Hadi Kesumo mengatakan Yayasan ini berpusat di Batam, Kepulauan Riau.
"Yayasan Nur Mutiara Makrifatulla ini memiliki surat keputusan Kemenkumham. Jadi bukan bodong," ujar Bang Hadi sapaannya, belum lama ini.
Baca Juga : Panen Raya Padi di Bontonompo, Gowa Target Jadi Lumbung Pangan Mandiri
Untuk diketahui, Yayasan Nur Mutiara Mutmainah di Malaysia terdaftar di pemerintah Malaysia dengan Nomor pendaftaran Persatuan (PPM-033-14-24062020) seperti dilansir di website resmi yayasan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News