PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - General Manager PT. Angkasapura Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Mahyudi menampik tudingan Walikota Makassar, Moh Ramadhan Pomanto terkait bandara banjir karena proyek Jalur Kereta Api Trans Sulawesi yang menggunakan model at grade.
Mahyudi mengatakan, hujan lebat yang terjadi beberapa waktu lalu tidak membuat bandara banjir. Apalagi kalau dikaitkan dengan proyek Jalur Kereta Api Trans Sulawesi yang dikatakan menjadi sebab bandara banjir.
"Enggak lah, bandara mana ada banjir, kapan banjirnya," ujarnya ketika dihubungi Portal Media, Sabtu (14/1/2023).
Baca Juga : Bandara Sultan Hasanuddin Prediksi Puncak Arus Nataru 21 Desember
Ia menegaskan bahwa banjir tidak terjadi di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar karena rel tersebut, tetapi ia tak menampik kalau daerah luar Bandara di Kecamatan Mandai tepatnya di Pasar Bulu-Bulu, memang terjadi banjir.
"Ndak ada banjir, yang di luarnya banjir, di Mandai di bulu-bulu, kalau di bandara ndak, tidak ada," tutupnya.
Sebelumnya, Wali Kota Makassar, Ramadhan 'Danny' Pomanto menuding proyek Jalur Kereta Api Trans Sulawesi yang menggunakan at grade (jalur darat) telah menyebabkan banjir di area Bandara Sultan Hasanuddin.
Baca Juga : Mahasiswa Unhas Gagas "Megapolis Water Sensitive" untuk Atasi Krisis Air dan Banjir Perkotaan
"Saya tidak mau tuduh apa-apa, coba saja cek kenapa, setelah ada itu barang (pembangunan rel at grade) apalagi setelah masuk di Makasar," ungkap Danny Pomanto, sapaannya saat ditemui awak media di Rujab Wali Kota, Minggu (08/01/2023).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News