0%
Selasa, 17 Januari 2023 08:04

Cegah Situs Penjualan Organ Tubuh Diakses Masyarakat, Polda Sulsel Lakukan 3 Langkah

Penulis : Reza Rivaldi
Editor : Rasdiyanah
Dirreskrimsus Polda Sulsel, Kombes Pol Helmy Kwarta Rauf saat diwawancarai awak media di ruang kerjanya. Foto: Portalmedia.id/Reza
Dirreskrimsus Polda Sulsel, Kombes Pol Helmy Kwarta Rauf saat diwawancarai awak media di ruang kerjanya. Foto: Portalmedia.id/Reza

Pasca kejadian penculikan dan pembunuhan bocah 10 tahun, Polda Sulsel mengambil langkah tegas agar situs penjualan organ tubuh manusia tidak bisa diakses lagi.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan (Sulsel) melakukan beberapa upaya dalam pencegahan situs penjualan organ manusia yang menjadi pemicu dua pelajar di Kota Makassar nekat menculik hingga membunuh bocah 10 tahun.

Dirreskrimsus Polda Sulsel, Kombes Pol Helmy Kwarta Rauf mengatakan, ada tiga upaya pencegahan yang kini dilakukan Subdit Cybercrime Ditreskrimsus Polda Sulsel.

"Krimsus sendiri sudah melakukan beberapa langkah, yang pertama Cybercrime sudah menulusuri riwayat siapa-siapa yang mengakses situs itu. Itu kan pemicunya karena tertarik dengan situs jual beli organ tubuh kemudian pelaku pun melakukan hal tersebut yang merugikan. Situs ini terbuka dan bisa diakses oleh siapa pun jadi situs (organcity) ini terbuka untuk siapa pun," kata Helmy saat ditemui di ruangannya, Selasa (17/1/2023) dini hari.

Baca Juga : Polda Sulsel Kirim 10 Ton Ikan Kering untuk Korban Bencana di Aceh

Kata Helmy dalam penelusuran pihaknya, situs itu memang menawarkan akses jual beli organ tubuh manusia dengan sejumlah tafsiran harga fantastis mulai dari US$ 60.000 hingga US$ 100.000.

"Langkah yang kedua, kita sudah koordinasi dengan Kominfo untuk membahas situs penjualan organ manusia ini untuk diblokir, jangan sampai ada orang yang lain yang punya pemikiran yang sama," ucapnya.

Langkah terakhir, kata Helmy, yakni pihaknya kini bakal gencar melakukan patroli Cyber dan imbauan terhadap masyarakat agar tidak lagi mengakses situs tersebut.

Baca Juga : Polda Sulsel Turunkan Anjing Pelacak K-9 Percepat Pencarian Korban Pesawat ATR 42-500 di Bulusaraung

"Yang ketiga kita memberikan pemahaman kepada masyarakat agar jangan tertarik dengan situs ini, karena dia tidak paham. Jangan percaya, ini sudah tiga hal yang kita upayakan agar menghindari hal yang merugikan," tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar