0%
Selasa, 17 Januari 2023 14:39

Pelaku Pembunuhan Bocah 10 Tahun Peragakan 35 Adegan, Sempat Beli Rokok untuk Tenangkan Diri

Penulis : Reza Rivaldi
Editor : Rahma
Rekonstruksi pembunuhan bocah 10 tahun yang digelar di Mako Brimob Polda Sulsel, (Portal Media/Reza)
Rekonstruksi pembunuhan bocah 10 tahun yang digelar di Mako Brimob Polda Sulsel, (Portal Media/Reza)

Rekonstruksi dilakukan di Mako Brimob Polda Sulsel Jalan KS Tubun, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), pada Selasa (17/1/2023) siang.

PORTAL MEDIA, ID. MAKASSAR-- Satreskrim Polrestabes Makassar menggelar rekonstruksi penculikan dan pembunuhan secara berencana terhadap bocah 10 tahun yang jasadnya dibuang di bawah jembatan Jalan Inspeksi Pam Timur Waduk Nipah-nipah, Kecamatan Moncongloe, Maros, belum lama ini.

Rekonstruksi dilakukan di Mako Brimob Polda Sulsel Jalan KS Tubun, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), pada Selasa (17/1/2023) siang.

Dari pantauan Portalmedia, rekonstruksi itu dijaga ketat sejumlah personel bersenjata lengkap. Orang yang hendak memasuki kawasan rekonstruksi juga diperiksa secara detail oleh petugas.

Baca Juga : Polda Sulsel Kirim 10 Ton Ikan Kering untuk Korban Bencana di Aceh

Tidak terlihat salah satu pelaku yakni A dalam rekonstruksi tersebut, polisi menyebutkan A tidak dihadirkan lantaran masih berstatus di bawah umur. Dalam rekonstruksi tersebut, A digantikan oleh pemeran pengganti.

Sedangkan tersangka MF dihadirkan karena ternyata usianya sudah memasuki kategori dewasa yakni 18 tahun usai dilakukan pendalaman oleh polisi.

Adegan pertama menunjukkan awal mulai tersangka membeli seutas tali yang rencananya digunakan untuk mengikat tangan dan kaki korban. Dari hasil pendalaman polisi tersangka utama yakni A membeli tali tersebut pada 20 Desember 2022.

Baca Juga : Polda Sulsel Turunkan Anjing Pelacak K-9 Percepat Pencarian Korban Pesawat ATR 42-500 di Bulusaraung

Tepat pada 8 Desember 2022, tersangka A rupanya menyisir ruas Jalan Batua Raya guna mencari mangsanya. Hingga akhirnya menemukan korban yang sedang bermain di depan Indomaret.

"Setelah itu, Adrian (tersangka A) berkomunikasi dengan Dewa (korban) dan memanggil Dewa untuk membantu dirinya membersihkan rumah dengan iming-iming Rp 50 ribu," Kata PS Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Jufri Natsir saat membacakan adegan per adegan rekonstruksi tersebut.

Usai membunuh korban tersangka A juga sempat membeli rokok cetangan yang uangnya diambil dari saku celana korban untuk menenangkan diri.

Baca Juga : Identifikasi Korban Pesawat ATR 400, Polda Sulsel Siapkan Tim DVI

Nampak juga, ekspresi salah satu tersangka yakni MF hanya datar dan tidak sama sekali menunjukkan rasa penyesalan, dia hanya sesekali memandang ke arah kerumunan awak media dengan tatapan kosong.

Dalam rekonstruksi itu, ada juga beberapa adegan tersangka A menyiram jasad korban dengan air beberapa kali. Hal itu, dilakukan guna memastikan korban sudah dalam keadaan tak bernyawa.

Usai memastikan korban sudah tak bernyawa kedua tersangka lantas membawa jasad korban menggunakan sepeda motor. Jasad korban yang disimpan dalam kantong kresek hitam dibonceng di bagian depan motor.

Baca Juga : Perkuat Sinergi Aparat dan Warga, Wali Kota Makassar Sambut Program FKPM Ditbinmas Polda Sulsel

"Pelaku Adrian tidak dihadirkan karena masih kategori anak dibawah umur. Sementara Faisal, sudah masuk kategori dewasa sehingga dihadirkan pada saat rekonstruksi," ucap Jufri.

Jufri mengatakan, total ada 35 adegan dalam rekonstruksi pembunuhan berencana tersebut. Hasil visum juga menunjukkan bahwa korban tewas akibat dicekik oleh tersangka.

"Pasal 340 karena ada perencanaan ditambah pasal 338 dan lebih dari satu orang pasal 170, khusus untuk anak pasal 80 untuk perlindungan anak. Ancaman hukuman kalau dewasa seumur hidup atau mati terkait dengan anak 10 tahun," tukasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer