0%
Jumat, 20 Januari 2023 18:17

Sempat Dikejar Warga, Mobil Grand Max yang Diduga Penculik Anak di Jeneponto Ternyata Tukang Antar Paket

Penulis : Akbar Razak
Editor : Rahma
Ist
Ist

Hamka mengaku, bahwa mobil Grand Max tersebut kesehariannya hanya pergi mengantar paket.

PORTALMEDIA.ID, JENEPONTO -Kendaraan yang diduga digunakan pelaku saat hendak menculik murid sekolah dasar (SD) di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, terekam camera CCTV. Mobil Grand Max berwarna merah yang sempat dikejar warga itu ternyata hanya tukang antar paket.

Kanit Reskrim Polsek Batang Aiptu Hamka menjelaskan, pemilik mobil Grand Max berwarna merah mendatangi kediaman Kepala Desa Pao, Kecamatan Tarowang, kamis kemarin, guna mengklarifikasi mobil tersebut digunakan untuk menculik anak, adalah tidak benar.

"Dia datang di rumah Kepala Desa Pao klarifikasinya," kata Aiptu Hamka kepada Portalmedia.id, via seluler.

Baca Juga : Viral Bawa Balita, Kakek 70 Tahun di Makassar Dipulangkan Polisi: Tidak Ada Unsur Penculikan

Hamka mengatakan, pemiliknya kaget setelah melihat kendaraannya viral di sosmed, dan disebut sebagai terduga pelaku percobaan penculikan anak. "Bahwa dia kaget saat melihat mobilnya di posting yang aktivitasnya hanya antar paket," ungkapnya.

Hamka mengaku, bahwa mobil Grand Max tersebut kesehariannya pergi mengantar paket. "Ninja expres," singkatnya.

Diberitakan sebelumnya, kendaraan yang digunakan pelaku saat hendak menculik murid sekolah dasar (SD) di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, terekam camera CCTV.

Baca Juga : Motif Dugaan Penculikan Bocah SMP di Bone, Ternyata Masalah Asmara, Kesal Lamaran di Tolak Berkali-kali

Dari tangkapan layar kamera pengintai, pelaku mengendarai mobil Grand Max berwarna merah.

Kanit Reskrim Polsek Batang Aiptu Hamka menjelaskan, usai gagal menculik korbanya, pelaku pun melarikan diri

Namun, aksinya itupun diketahui oleh warga sekitar setelah korban bernama Aqilah Septianisa (7) melaporkan kejadian yang menimpahnya.

Baca Juga : Lima Komplotan Pelaku Penculikan Anak di Bone Ditangkap, Korban Dibawa Kabur Kurang Lebih 4 Jam

"Namun yang dijejaki itu adalah mobil yang ditumpangi oleh terduga pelaku. Sesaat setelah kejadian, pelaku langsung kabur," kata Aiptu Hamka kepada Portalmedia.id, Kamis (19/1/2023).

Tak tanggung-tanggung, warga yang sudah mengetahui kendaraan pelaku, langsung mengejarnya, namun tak berhasil ditangkap.

"Tapi sempat diburu warga sekitar, namun tidak didapat," ungkapnya.

Baca Juga : Penanganan Jalan Ruas Boro Jeneponto Kembali Dilanjutkan

Dari informasi yang dihimpun, kata Hamka, jumlah orang yang berada dalam mobil lebih dari dua orang.

"Yang jelasnya pak kalau informasi yang saya dapatkan tadi bahwa jumlah orang atau penumpang yang ada dalam mobil itu lebih dari dua orang," terangnya.

Hamka mengaku, lokasi penculikan tersebut sangat rawan. Pasalnya, pada siang hari lokasi itu sangat sunyi. Bahkan pengendara hanya sesekali melintas disana."Kalau siang-siang begini sih agak sunyi karena dalam kondisi bertani," pungkasnya.

Baca Juga : Emak-emak di Jeneponto Menjerit Harga Ayam Potong Meroket Jelang Lebaran

Diberitakan sebelumnya, seorang murid sekolah dasar (SD) di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, nyaris menjadi korban penculikan oleh orang tak dikenal (OTK).

Peristiwa tersebut terjadi di Dusun Kampung Beru, Desa Pao, Kecamatan Tarowang sekitar pukul 11.30 wita. Korban diketahui bernama AS(7).

Kanit Reskrim Polsek Batang Aiptu Hamka mengatakan peristiwa bermula saat korban bersama dua rekannya pulang sekolah.

"Pada saat itu anak bersama dua orang temannya pulang dari sekolah," kata Aiptu Hamka kepada Portalmedia.id, saat ditemui, Kamis (19/1/2023).

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar