PORTALMEDIA.ID, GOWA -- Anggota DPRD Gowa Fraksi PAN, Taufik Surulla berinisiatif melakukan penimbunan Jalan Provinsi tepatnya di Jalan Mustafa Dg Bunga, depan Puskesmas Samata, Sabtu (21/1/2023).
pantauan Portalmedia.ID, Sabtu (21/1/2023) turut hadir Babinsa, Bhabinkamtibmas, pihak kelurahan Romang Polong beserta warga setempat yang saling bahu membahu melakukan penimbunan.
Taufik mengatakan melihat kondisi jalan yang semakin parah, pihaknya bersama jajaran Tripika berinisiatif melakukan penimbunan dengan pasir dan batu (sirtu)
Baca Juga : UJI-SAH Target 3 Tahun Selesaikan Masalah Jalan di Bantaeng
"Meski ini bukan jalan kabupaten. Tapi ini menjadi perhatian warga, apalagi di depan Puskesmas Samata. Makanya kami berinisiatif memperbaiki agar masyarakat tidak terganggu," katanya ke Portalmedia.ID di lokasi.
Untuk diketahui, penimbunan dengan sirtu itu sebanyak lima mobil dan menggunakan dana pribadi legislator tersebut.
"Kita inisiatif, pribadi saja dulu. Supaya cepat. Masih ada tambahan (sirtu) tapi kita liat dulu setelah kitaratakan," lanjutnya.
Taufik juga mengaku pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pemerintah provinsi mengenai kondisi jalanan tersebut.
Baca Juga : Rusak Parah, Jalan Poros Sidrap-Soppeng Masuk Proses Pengerjaan
"Tentu kita lihat respon dari (pemerintah) provinsi apakah akan di anggarkan di 2023 atau di tahun berikutnya. Tapi tentu harapan kami mudah-mudahan cepat terealisasi apa yang kita usulkan," ujar anggota komisi dua DPRD Gowa itu.
Seperti Danau di Kala Hujan
Akibat rusak parah, Jalan Mustafa Dg Bunga, Romang Polong, Kecamatan Somba Opu, Gowa tepatnya depan Puskesmas Samata, tergenang seperti 'danau' apa lagi dikala musim hujan.
Hujan skala sedang hingga deras yang mengguyur sekitar Gowa mengakibatkan timbulnya genangan sejumlah ruas jalan yang terbilang padat kendaraan. Seperti pada Sabtu (17/12/2022) ketinggian genangan ini mencapai selutut orang dewasa yang mengakibatkan pengendara sepeda motor mencari jalur alternatif lain.
Baca Juga : Pemprov Segera Tangani Jalan Rusak Ruas Tanabatue - Sanrego - Palattae
"Terkadang "danau" (sebutan warga untuk genangan air) ini baru surut setelah tiga hari tidak diguyur hujan," kata salah satu warga yang melintas, Daeng Majid, Sabtu (17/12/2022).
Daeng Majid yang berprofesi sebagai driver ojek ini merasa terganggu dengan adanya "danau-danau" ini saat mengantar penumpangnya.
"Terkadang juga itu penumpang mengeluh, karena biasa basah rok atau barang belanjaannya," tambah Majid dengan nada mengeluh.
Baca Juga : Jokowi Minta Masyarakat DM Instagramnya Jika Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki Pemda
"Bagaimana juga mau cepat surut ini air kalau drainasenya jelek," lanjut dia.
Hambat Pasien Puskesmas
Jalan rusak di depan Puskesmas Samata Gowa yang berada di Jalan Mustafa Dg. Bunga genanganya menyerupai "danau". Sejumlah pasien yang ingin berobat jadi terhalang akses masuknya.
Salah seorang warga Romang Polong yang ingin berobat di Puskesmas tersebut, Basri mengaku memilih putar balik karena khawatir kendaraan motor membawanya tergelincir saat ingin masuk ke dalam Puskesmas.
Baca Juga : Warga Desa Polewali Bulukumba Tanam Pohon Pisang di Jalan Rusak
"Mau masuk ke Puskemas tapi kepala oleng-oleng, selain tergenang air jalan disitu berbatu, bisa-bisa tergelincir,"ujarnya. Ia pun mengaku memilih kembali ke rumah untuk beristirahat.
Tidak hanya warga yang ingin berobat, sejumlah pengendara mobil pun memilih untuk putar haluan karena ketinggian air dikhawatirkan akan mematikan mesin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News