0%
Rabu, 25 Januari 2023 16:12

PUPR Bantaeng Bakal Bangun Infrastruktur Pengendali Banjir

Editor : Rahma
Kegiatan FGD Optimalisasi Pengendalian Banjir untuk Penyediaan Air Baku Pada Kawasan Industri Bantaeng (KIBa) di Hotel Kirei, Kecamatan Bantaeng, Selasa (24/1)
Kegiatan FGD Optimalisasi Pengendalian Banjir untuk Penyediaan Air Baku Pada Kawasan Industri Bantaeng (KIBa) di Hotel Kirei, Kecamatan Bantaeng, Selasa (24/1)

Masalah banjir disebutkannya akan ditangani dengan dua tahap

PORTALMEDIA.ID, BANTAENG, - Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (DPUPR) Bantaeng berencana membangun infrastruktur guna mengendalikan banjir di Kabupaten Bantaeng.

Kepala Dinas PUPR Bantaeng, Andi Sjafruddin Magau mengatakan banjir yang diakibatkan oleh curah hujan yang tinggi beberapa tahun terakhir akan akan dikelola dengan baik agar tidak menjadi bencana.

"Dengan adanya kajian banjir ini, kita kedepannya dapat membangun infrastruktur yang tepat dan memiliki fungsi yang lebih baik lagi seperti penyediaan air baku untuk industri, pertanian dan kebutuhan masyarakat lainnya," katanya saat Focus Group Discussion (FGD) Optimalisasi Pengendalian Banjir untuk Penyediaan Air Baku Pada Kawasan Industri Bantaeng (KIBa) di Hotel Kirei, Kecamatan Bantaeng, Selasa (24/1) kemarin.

Baca Juga : Hadapi Musim Hujan, BPBD Ingatkan Potensi Bencana Hidrometeorologi

Masalah banjir disebutkannya akan ditangani dengan dua tahap yang efektif. Pertama, penanganan struktural seperti penyediaan bendungan, sabo dam, embung dan lainya. Kedua, penanganan non struktural seperti penyadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan.

"Kemudian ada penanganan jangka pendek seperti pembersihan saluran dan pembangunan cekdam. Seperti sekarang pembangunan cekdam Kasiping Kecamatan Bisappu yang akan meredam banjir di beberapa wilayah. Kedepannya juga kita akan membangun lagi satu cekdam," kata dia.

Sekretaris Daerah (Sekda) Bantaeng, Abdul Wahab dalam sambutannya mengatakan forum itu sangat bermanfaat dan berharap air baku di Bantaeng nantinya berasal dari sumber air yang baru utamanya air yang terbuang pada musim hujan agar dapat digunakan pada musim kemarau.

Baca Juga : BMKG Prediksi Puncak Musim Hujan Januari-Februari 2025

"Pembangunan ke depan akan akrab dengan kelestarian lingkungan. Kita harus memikirkan agar air dapat mengalir terus. Salah satu contohnya dengan menjaga sumber air dari Eremerasa dan Campaga dengan mengedepankan teknologi yang terbaru," kata dia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer