0%
Rabu, 01 Februari 2023 11:39

Curhat Kepala Puskesmas Bululoe: Pasien Membludak, Struktur Bangunan Keropos dan Minim Daya Tampung

Penulis : Akbar Razak
Editor : Azis Kuba
Penampakan bangunan Puskesmas Bululoe, Jeneponto. (AkbarRazak/Portalmedia)
Penampakan bangunan Puskesmas Bululoe, Jeneponto. (AkbarRazak/Portalmedia)

Yang paling memprihatinkan saat pelayanan kesehatan ini membludak oleh pasien, sehingga pihaknya melakukan harus melakukan penyiasatan untuk menampung mereka.

PORTALMEDIA.ID, JENEPONTO -- Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat atau Puskesmas (PKM) Bululoe, Jeneponto, Akhmad H Zakkir menyadari bila bangunan fasilitas kesehatan yang dipimpinnya sudah butuh rehabilitasi akibat struktur bangunan lama yang sudah keropos dan lapuk, serta daya tampung sudah tidak memadai lagi.

Hal itu untuk menanggapi keluhan warga soal bangunan Puskesmas yang berada di Kecamatan Turatea, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Akhmad pun mengaku telah berulang kali menyampaikan kondisi tersebut kepada pihak Dinas Kesehatan hingga anggota DPRD Jeneponto. Namun sepertinya kurang mendapat perhatian.

Baca Juga : Puskesmas Bululoe Jeneponto Tak Mampu Tampung Kunjungan Pasien

Akhmad mengatakan fasilitas kesehatan Bululoe sudah seharusnya mendapat rehabilitasi karena jumlah pasien yang berobat juga sudah banyak. Selain berasal dari enam desa di wilayah kecamatan ini, kata dia, juga kerap menerima pasien dari dua desa dari kecamatan lain yang berasal di Kabupaten tetangga.

"Namanya fasilitas bangunan kesehatan yang memadai, siapa yang tidak inginkan. Namun kita melihat lagi situasi dan kondisi," kata Akhmad, Rabu (1/2/2023).

Yang paling memprihatinkan saat pelayanan kesehatan ini membludak oleh pasien, sehingga pihaknya melakukan harus melakukan penyiasatan untuk menampung mereka.

Baca Juga : Fasilitas Puskesmas di Jeneponto Tak Memadai, Legislator: Tidak Ada Anggaran dan Lahan

Disebukan persediaan tempat tidur hanya empat dan ruangan rawat inap hanya satu. "Itu biasanya penuh, sehingga kita biasa gunakan ruangan yang ada dulu, seperti ruang poli, bahkan setiap ruangan di sini ini agak kecil (daya tampungnya)," ungkapnya.

Belum lagi struktur bangunan yang sudah keropos tembok dan lapuk kayunya akibat dimakan usia. Untuk memperbaiki bangunan yang sudah mau amruk itu, kata dia, dengan menggunakan dana puskesmas dan patung-patungan.

"Yang saya tahu ya, Dinas Kesehatan itu tidak ada di DPA untuk rehabilitasi bangunan, namun untuk (pengadaan) bangunan baru itu ada, sehingga kita tahu bersama, alangka baiknya fasilitas bangunan di sini untuk ditingkatkan bangunannya, apalagi di sini bangunan mulai termakan usia," ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer