PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Anggota DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Rachmatika Dewi merespons insiden seorang pria tunanetra bernama Salahuddin (53) yang tewas karena tersambar Kereta Api Trans Sulawesi.
Insiden ini tepatnya terjadi di kawasan rel di wilayah Ammaro, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan (Sulsel), pada Rabu (1/2/2023) sekitar pukul 11:15 Wita.
"Sangat kita sayangkan yah, musibah ini terjadi di saat kita sedang euforia terkait dengan hadirnya kereta api di Sulsel," ujar Cicu, sapaannya, ketika ditemui awak media selepas Rapat Paripurna PAW Marthen Rantetondok di Gedung DPRD Sulsel, Kamis (2/2/2023).
Baca Juga : RMS Hengkang ke PSI, Syaharuddin Alrif Ketua NasDem Sulsel
Menurut Ketua Nasdem Kota Makassar ini, insiden tersebut harus menjadi bahan evaluasi untuk semua pihak khususnya stakeholder terkait.
"Harus dievaluasi, kejadian ini harus dipikirkan bagaimana mengantisipasi tingkat keamanan yang di sekitar rel dan stasiun," bebernya.
Sarankan Rambu dan Pagar
Ia menyarankan harus ada rambu-rambu dan pagar di sekitar rel kereta api.
Baca Juga : Hut ke-14 NasDem, Syaharuddin Alrif Target Pertahankan Kemenangan di Sulsel
"Itu sudah harus dilengkapi semua, demi keamanan masyarakat yang berinteraksi atau pun yang beraktivitas di sekitar rel dan kereta api," sambungnya.
Ia juga menegaskan bahwa DPRD Sulsel tidak ingin insiden seperti ini terjadi lagi, apalagi Kereta Api Trans Sulawesi ini masih dioperasikan terbatas.
"Kita berharap ke depannya lebih diperbaiki lagi kinerjanya, sistem keamanan, dan juga tentunya petugas di sekitar rel dan stasiun," tutup Cicu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News