PORTALMEDIA. ID, MAKASSAR- Upaya membangun dinasti politik ditunjukkan sejumlah kepala daerah di Sulsel. Salah satunya Wali Kota Parepare, Taufan Pawe. Sejumlah anggota keluarga Taufan Pawe diwacanakan akan meramaikan bursa pencalonan Pemilihan Calon Anggota Legislatif (Pilcaleg).
Wali Kota Parepare, Taufan Pawe digadang-gadang akan ikut bertarung di Pilgub Sulsel. Tak hanya itu Ketua DPD I Golkar Sulsel ini diisukan akan mengikuti persaingan berat pada pemilihan legislatif (Pileg) DPR RI mendatang.
Bukan dirinya saja, ia pun juga akan bersaing dengan istri tercintanya, Erna Rasyid. Begitu juga dengan menantunya, Zulham Arief yang merupakan Wakil Sekretaris Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Sulsel juga akan bertarung di Pilcaleg Dapil III yang meliputi Kabupaten Maros, Pangkep, Barru, dan Kota Parepare.
Baca Juga : DPR Dorong Grand Design Terpadu Pemulihan Aceh–Sumatera Pasca Bencana
Zulham Arief beberapa waktu lalu mengaku siap memperjuangkan hak dan keinginan rakyat melalui jalur politik.
Ia pun juga telah memantapkan diri sebagai bakal calon legislatif (Caleg) DPRD Provinsi Sulsel untuk Dapil III setelah mendapatkan restu dari sejumlah tokoh-tokoh Partai Golkar.
"Insya Allah jika masyarakat mendukung saya akan maju sebagai peserta pada pemilihan legislatif DPRD Provinsi Sulsel Dapil III," katanya, Senin (30/1/2023) lalu.
Baca Juga : DPR Proyeksikan IKN Berfungsi Penuh sebagai Pusat Pemerintahan 2028
Pengamat Politik Universitas Hasanuddin Sukri Tamma mengatakan, seorang pemimpin seperti kepala daerah akan berupaya untuk melanggengkan kekuasaannya. Salah satu caranya adalah dengan politik kekerabatan atau politik dinasti.
Apalagi kata dia jika elit politik tersebut pernah menjabat kepala daerah untuk periode yang cukup panjang, dan berlatarbelakang politisi atau punya kendali di partai. " kecenderungannya akan seperti itu, "jelas Sukri, Sabtu (4/2/2023).
Lanjut Sukri menegaskan, dengan kekuatan itu tentu saja akan mencoba untuk mempertahankan kekuasaan tersebut melalui jalur keluarga atau kerabat.
Baca Juga : Komisi II Dorong Bank Sulselbar Perkuat Transformasi Digital dan Tata Kelola
"Mengingat tidak lagi dapat ikut dalam kontestasi, dengan potensi besarnya keuntungan sosial, politik maupun ekonomi dari jabatan tersebut maka tentu upaya mempertahankannya akan dilakukan secara maksimal dengan memajukan lingkar keluarga, harapannya tentu kekuasaan yang ada akan tetap sejalan dengan kepentingannya," ucap Sukri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News