0%
Selasa, 19 Juli 2022 14:44

Keluarga Bocah yang Tewas saat Dititip di Yayasan Reski Syafaat Pilih Berdamai

Penulis : Reza Rivaldi
Editor : Rahma
Yayasan Reski Syafaat nampak sepi pasca tenggelamnya anak berusia 5 tahun. Tempat ini berada di Kompleks Perumahan Pondok Lestari, Jalan Daeng Tata I, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar(PORTAL MEDIA/REZA)
Yayasan Reski Syafaat nampak sepi pasca tenggelamnya anak berusia 5 tahun. Tempat ini berada di Kompleks Perumahan Pondok Lestari, Jalan Daeng Tata I, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar(PORTAL MEDIA/REZA)

Pihak keluarga bocah 5 tahun yang dititipkam di tempat penitipan anak bernama Yayasan Reski Syafaat bersepakat untuk menyelesaikan perkara tersebut dengan cara kekeluargaan.

PORTAL MEDIA, ID. MAKASSAR- Perkara tewasnya bocah bernama Askara (5) yang titip di Yayasan Rezki Syafaat menempuh jalur damai. Keluarga bersepakat untuk menyelesaikan perkara ini dengan cara kekeluargaan.

"Diselesaikan dengan kekeluargaan, keluarga besar sudah ikhlas semua. Atas musibahnya anakku," jelas ayah Askara, Ilham kepada Portalmedia, Selasa (19/7/2022) siang.

Namun Ilham berharap kejadian serupa yang menimpa anaknya itu tidak terjadi lagi. Pihak Yayasan Reski Syafaat diminta untuk meningkatkan pola pengawasan."Kami cuma nitip harapan sama pihak sekolah agar ada kejadian serupa tidak terjadi lagi," tuturnya.

Baca Juga : Perkuat Komitmen PAUDHI Berkualitas, Pokja Bunda PAUD Makassar Gelar Sinergi Lintas Sektor di Malino

Diberitakan sebelumnya, nasib nahas menimpa bocah berusia 5 tahun bernama Askara di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Ia ditemukan meregang nyawa usai terseret arus di saluran drainase di Kompleks Perumahan Pondok Lestari, Jalan Daeng Tata I, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar. Kamis (14/7/2022) petang kemarin.

Menurut informasi, berawal saat AS ini dititipkan orang tuanya di tempat jasa penitipan anak di Yayasan Reski Syafaat. Namun, saat sore hari sekitar pukul 17:00 Wita, korban keluar untuk bermain di halaman yayasan.

"Kemungkinan korban manjat pagar pintu yayasan dan tergelincir terjatuh ke dalam drainase kompleks perumahan yang mengakibatkan korban tenggelam," ungkap Lando.

Baca Juga : Bupati Gowa Sebut Tidak Ada Hutan Gundul, Pemkab Siap Tanam Puluhan Ribu Pohon Cegah Bencana

Kasus ini bermula saat orang tua korban menitipkan anaknya itu di jasa penitipan anak, Yayasan Reski Syafaat.

Namun, saat sore hari sekitar pukul 17:00 Wita, korban keluar dari halaman yayasan. Pengelola pun keluar mencari namun tidak ditemukan. 

Pengelola sempat panik karena sudah mencari anak tersebut kemana-mana tapi tak ditemukan, sementara orang tuanya sudah datang untuk menjemput.

Baca Juga : Panen Raya Padi di Bontonompo, Gowa Target Jadi Lumbung Pangan Mandiri

Beberapa menit kemudian kabar seorang anak ditemukan di dalam drainase sampai ke telinga pengelola yayasan dan orang tua korban yang masih berada di tempat jasa penitipan anak tersebut.

Pihak keluarga pun kini telah memakamkan Askara di kampung halamannya di wilayah Bontonompo, Kabupaten Gowa, Sulsel.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar