PORTALMEDIA.ID, JENEPONTO- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar operasi harga bahan pokok di Pasar Karisa, Selasa (7/2/2023).
Operasi harga bahan pokok digelar untuk mengecek kestabilan harga dan stok sejumlah bahan kebutuhan di pasaran.
Berdasarkan pantau Portalmedia.id di lapangan, tidak sedikit pedagang yang mengeluhkan harga komoditi beras yang meroket beberapa pekan terakhir. Stok yang kurang dinilai menjadi sebab harga beras melonjak.
Baca Juga : 39.116 Arsip 18 OPD Pemprov Sulsel Dimusnahkan
Salah seorang pedagang beras di Pasar Karisa, Hartati mengatakan, naiknya beras sudah terjadi hampir sebulan ini.
"Tidak ada barang (beras) mau dibeli baru beras naik terus harganya, banyak ji uang," kata Hartati saat ditemui Portalmedia.id di lapak dagangannya.
Hartati mengeluh dengan minimnya pasokan beras di wilayah itu. Pasalnya, banyak warga mendatangi lapaknya hanya untuk membeli beras, tetapi beras yang dijual stoknya menipis."Mengeluh mereka karena masalahnya tidak ada beras mau di beli, sementara banyak pembeli," pungkasnya.
Baca Juga : Arwin Azis Tekankan OPD Kedepankan Prinsip Kehati-hatian di Serapan APBD
Wakil Bupati Paris Yasir didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta sejumlah pimpinan OPD lainnya, saat meninjau pasar mengatakan bahwa saat ini harga bahan pokok di pasaran masih terjangkau normal.
"Alhamdulillah, sementara ini mudah-mudahan seperti ini terus karena inikan belum menjelang bulan puasa masih relatif normal," kata Paris Yasir.
Namun harga beras di pasar dilaporkan mengalami kenaikan, bahkan pedagang sulit mendapatkan beras.
Baca Juga : Sekda Sulsel Minta 16 OPD Percepat Realisasi Belanja Dana Transfer Pusat
"Jadi harga beras sekarang, Rp 8 ribuan lebih sedikit. Itu dengan catatan ada keluhan dari pihak pedagang belum mendapatkan atau tidak mendapatkan beras untuk dibeli. Katanya beras mahal saja susah didapatkan," ungkapnya.
Untuk mencegah langkahnya beras di Jeneponto, pemerintah daerah meminta kepada kadis Perindustrian dan Perdagangan agar bekerja sama dengan Bulog untuk menyediakan beras.
"Cekatan pak kadis perdaging beserta seluruh kepala dinas, Kabag ekonomi bekerja sama dengan bulog untuk mengsuplay barang dari bulog dengan harga Rp7.500 rupiah," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News