PORTALMEDIA.ID, GOWA - Wakil Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Gowa, Mussadiyah Rauf bersama TP PKK lainnya menyambangi 2 kecamatan, yaitu Kecamatan Bajeng dan Bajeng Barat.
Dalam kunjungannya, Mussadiyah juga membagikan makanan tambahan untuk balita di 2 kecamatan tersebut.
"Saat ini penanganan inflasi, stunting dan kemiskinan ekstrem menjadi perhatian pemerintah, khususnya pemkab Gowa," ujar Mussadiyah, Kamis (9/2/2023).
Baca Juga : Angka Stunting Makassar 2025 Berhasil Ditekan ke 22,9 Persen, Turun dari 25,6 Persen
Untuk itu, lanjutnya, dalam kunjungan TP PKK di setiap kecamatan dan kelurahan akan selalu menyasar anak-anak balita, khusunya dalam penanganan stunting.
"Semua kader Posyandu dan PKK di setiap kelurahan bergerak bersama membantu pemerintah dalam penanganan stunting melalui Pemberian Makanan Tambahan (PMT)," ungkapnya,
Dia menuturkan, anak yang sehat dan cerdas merupakan dambaan setiap orang tua. Untuk mewujudkan harapan tersebut, setiap orang tua wajib menyadari pentingnya pemenuhan gizi anak dan balita, bahkan mulai dari dalam kandungan.
Baca Juga : Rakor TPPS Makassar, Aliyah Serukan Kerja Nyata Atasi Stunting
"Semua pasti ingin lihat anaknya sehat dan tumbuh kembangnya bagus, nah perlu disadari sejak dini, dan perlu adanya intervensi dari pihak-pihak terkait akan pentingnya pemberian gizi seimbang," tuturnya.
Salah satu orang tua yang menerima PMT, Sintia (38) mengatakan pemberian makanan tambahan ini sangat dibutuhkan bagi orangtua yang memiliki balita dan anak yang berisiko stunting.
"Apalagi anak saya mengalami gangguan pertumbuhan dan perkembangan akibat kekurangan gizi atau stunting. Makanya ini sangat membantu kami tentunya," katanya.
Baca Juga : Munafri Ajak Pejabat Baru Turunkan Angka Stunting, TBC dan Pengangguran
Sintia berharap, dengan adanya PMT balita laki-lakinya yang berumur 1 tahun lebih bisa tumbuh dan berkembang dengan baik.
"Senang sekali ada bantuan PMT ini. Anak saya berumur 1 tahun lebih, saya harap semoga dengan saya berikan makanan tambahan ini pertumbuhannya bisa kembali normal di bulan berikutnya," harapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News