PORTALMEDIA.ID, JENEPONTO - Kasus anemia berat landa warga di Kabupaten Jeneponto Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). Transfusi darah untuk mengobati masalah kekurangan darah pada warga ini menyebabkan stok menjadi kian menipis.
Misalnya, kebutuhan transfusi darah terus meningkat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUU) Lanto Dg Pasewang, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel). Hingga stok menjadi menipis.
Direktur RSUD Jeneponto, dr. Pasriani mengatakan pihaknya mendapat laporan terkait tingginya pemakaian darah akhir-akhir ini di wilayah itu. Sehingga membuat stok darah makin berkurang.
Baca Juga : Penanganan Jalan Ruas Boro Jeneponto Kembali Dilanjutkan
"Iya, saya juga kaget mendapat laporan bahwa stok darah kami berkurang," kata dr. Pasriani kepada Portalmedia.id.
Menurut dia, dua minggu terakhir ini 100 kantong darah telah habis akibat tingginya pasien anemia berat dengan berbagai penyebab.
"100 bag dalam 2 minggu habis. Jumlah pasien yang butuh darah banyak. Banyak pasien anemia dengan berbagai penyebab," jelasnya.
Baca Juga : Emak-emak di Jeneponto Menjerit Harga Ayam Potong Meroket Jelang Lebaran
Olehnya itu, untuk mengatasi kekurangan stok darah di RS tersebut, pihaknya pun langsung gerak cepat menggelar donor darah di halaman rumah sakit, Sabtu (11/2/2023).
Mantan Ketua Satgas Covid-19 ini menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan inisiatif pihaknya ditengah krisisnya stok darah yang dialami.
Sementara itu, Kepala Unit Transfusi Darah (UTD) Baharuddin mengatakan, melalui kegiatan ini pihaknya berhasil mengumpulkan 37 kantong darah.
Baca Juga : Bupati Jeneponto Pusatkan Pelaksanaan Salat Ied 1444 H di Lapangan Pastur
"Alhamdulillah kami dapat 37 kantong darah. Tergantung permintaan pasien yang dirawat inap di perawatan," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News