PORTAL MEDIA, ID. MAKASSAR-- Dapur umum yang diperuntukkan untuk para pengungsi terdampak banjir di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), didirikan Satuan Brimob Polda Sulsel. Dapur umum itu bakal menyalurkan bantuan makanan siap saji ke beberapa titik lokasi pengungsian di Makassar
Dansat Brimob Polda Sulsel, Kombes Pol Heru Novianto mengatakan, sejauh ini personelnya terus terlibat untuk membantu melakukan evakuasi ke lokasi pengungsian terhadap warga yang rumahnya masih terendam Banjir.
Baca Juga : Mahasiswa Unhas Gagas "Megapolis Water Sensitive" untuk Atasi Krisis Air dan Banjir Perkotaan
"Kita suplai dalam bentuk makanan, tadi pagi kita masak 300 bungkus, siang ini lebih 500 bungkus. Ini semua kita distribusi secara bergantian di sejumlah titik lokasi pengungsian," ujarnya ditemui wartawan di lokasi dapur umum Mako Batalyon A Brimob Polda Sulsel, Makassr, pada Selasa (14/2/2023).
lanjut Heru menjelaskan, dapur umum sengaja ditempatkan di Mako Batalyon A untuk menghindari kerumunan warga. Proses penyalurannya pun disiapkan terlebih dahulu, baru kemudian didistribusikan.
"Jadi kami berkoordinasi dengan aparat pemerintah di tingkat kelurahan, sama RT/RW juga, kalau memang warganya yang terdampak ada kumpul di suatu tempat, itu langsung kita siapkan dan datangi," bebernya.
Baca Juga : Pasca Banjir, Bupati Uji Nurdin Gerak Cepat Kerahkan Tim Bersihkan Sungai Garegea
Seperti di salah satu lokasi pengungsian Kampus YPUP Makassar, Jalan Andi Tonro. Personel Brimob Polda Sulsel dipimpin Dansat menyerahkan langsung ratusan bungsung makanan siap saji di sana.
"Harapan kami bahwa dengan adanya kehadiran kita memasak melibatkan Ibu Bhayangkari ini bisa meringankan warga kami yang sedang mengalami musibah," imbuhnya.
Heru mengucapkan bahwa situasi masih banyak warga yang bertahan di lokasi pengsungsian. Jumlahnya diperkirakan ribuan dari puluhan titik lokasi yang tersebar di Kota Makassar.
Baca Juga : Prof Fadjry Djufry Kunjungi Korban Banjir di Maros, Siapkan Bantuan Benih untuk Petani Jika Terjadi Puso
Adapun untuk banjir yang sempat merendam hampir seluruh wilayah Makassar perlahan mulai surut. Meskipun ada beberapa diantaranya yang masih menyisakan ketinggian air 1-3 meter.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News