0%
Senin, 20 Februari 2023 15:58

Kadisdag Sulsel Tegaskan MinyaKita Hanya untuk Masyarakat Miskin

Penulis : wiwi amaluddin
Editor : Rahma
Kadisdag Sulsel, Andi Arwin Azis (Portal Media/Al Fath)
Kadisdag Sulsel, Andi Arwin Azis (Portal Media/Al Fath)

Minyak bersubsidi yang diperuntukkan untuk kalangan masyarakat dengan ekonomi menengah ini bahkan ikut dinikmati masyarakat kelas atas.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Harganya yang relatif murah dari mayoritas brand minyak goreng di pasaran Indonesia membuat MinyaKita laris manis di pasaran. Minyak bersubsidi yang diperuntukkan untuk kalangan masyarakat dengan ekonomi menengah ini bahkan ikut dinikmati masyarakat kelas atas.

Kepala Dinas Perdagangan (Kadisdag) Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Arwin Azis menegaskan bahwa 'MinyaKita' hanya diperuntukkan untuk kalangan masyarakat kelas menengah ke bawah, atau kategori keluarga ekonomi miskin.

"Minyakita ini peruntukannya untuk masyarakat yang berpenghasilan menengah ke bawah," ujarnya ketika ditemui awak media selepas Rakor pengendalian inflasi bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Perdagangan di Kantor Gubernur Sulsel, Senin (20/2/2023).

Baca Juga : Viral Minyakita 1 Liter Ditimbang Cuma 750 Ml, Mentan: Tutup-Cabut Izinnya

Ia menghimbau kepada masyarakat menengah atas untuk tidak membeli 'MinyaKita' dan tetap memilih minyak goreng yang ada di toko-roko retail.

"Jadi diharapkan masyarakat menengah keatas untuk tetap aja memakai minyak premium yang ada di ritel-ritel modern jangan menggunakan minyakita," jelasnya.

Menurut Arwin Aziz, 'MinyaKita' memiliki Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 14.000, tetapi nyatanya masih ada kenaikan hingga Rp 18.000 di lapangan.

Baca Juga : Gubernur Sulsel Lepas 36 Komoditi ke 34 Negara Tujuan Senilai US$ 98,33 Juta

"Kenaikan hingga 18 Ribu ini yang kita mau lakukan kerjasama antar kabupaten/kota, kita akan menindaklanjuti rapat inflasi hari ini dengan pemerintah kabupaten kota untuk memastikan harga dengan melakukan operasi pasar," sambungnya.

Disdag Sulsel juga akan terus melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait dengan penggunaan 'MinyaKita'.

Menurutnya, yang mempengaruhi harga dipasaran dapat merangkak naik karena jumlah pasokan dan permintaan.

Baca Juga : Di Pasar Tramo Maros, Jokowi Terima Keluhan soal MinyaKita: Pasokan Sulsel akan Ditambah

"Semakin pasokan ini bisa dikendalikan tapi kalau meningkat demand dalam hal ini masyarakat yang menggunakan MinyaKita semakin banyak akhirnya stocknya jadi terbatas," bebernya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer