PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR -- Pihak keluarga karyawan PDAM Maros yang ditemukan tewas dengan luka sayatan di leher setuju dilakukan proses autopsi terhadap jasadnya.
Persetujuan dipilih oleh pihak keluarga pria bernama Rachmad Nur (43) untuk mengetahui secara pasti penyebab kematian almarhum.
Proses autopsi sudah dilakukan di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Makassar, pada Selasa (21/2/2023).
Baca Juga : Penemuan Jasad Mahasiswa Dalam Indekos Gegerkan Warga di Makassar, Dikira Bangkai Tikus
Kerabat korban, Anwar (33) mengatakan, autopsi dilakukan untuk memastikan sebab kematian korban lantaran pihak keluarga merasa ada kejanggalan dalam kematian korban tersebut.
"Kita mau cepat tahu, makanya kita keluarga sarankan untuk proses autopsi," Kata Anwar.
Anwar mengaku kaget dengan kabar kematian korban yang ditemukan tak bernyawa dengan sayatan menganga pada leher.
Baca Juga : Polisi Temukan Minuman Misterius di Indekos Jasad Pasangan Kekasih yang Ditemukan Membusuk di Makassar
"Kita pihak keluarga keget dengan kejadian ini. Robek lehernya, lobang, nadinya tergores. Tapi memang, kalau dia mau bunuh diri kenapa harus jauh, bisa misalnya minum baigon atau maupun yang lain," Ungkapnya
Di mata kerabatnya, korban dikenal sebagai orang yang sabar, dan sangat dekat dengan keluarga. Hingga berita ini diturunkan belum ada konfirmasi pihak kepolisian terkait hasil autopsi jasad Rachmad Nur.
Sebelumnya diberitakan, warga di Kelurahan Borong, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), dihebohkan dengan penemuan jasad seorang pria dengan luka sayatan di bagian lehernya. Selasa (21/2/2023) pagi.
Baca Juga : Polisi Tak Temukan Luka Kekerasan di Tubuh Pasangan Kekasih yang Ditemukan Membusuk di Makassar
Jasad pria itu diketahui bernama Rachmad Nur (43) yang tercatat sebagai karyawan PDAM Maros. Jasadnya ditemukan sekitar jarak 500 meter di lokasi pekuburan umum tepat dibelakang kantor PDAM Maros.
Kapolsek Tanraralili, IPTU Erwin D membenarkan perihal penemuan jasad pria nahas itu. Kata dia, sebelum ditemukan meregang nyawa, korban sempat dinyatakan hilang sejak Senin malam kemarin.
"Ditemukan oleh warga dan anggota Polsek sekira pukul 06:00 Wita, pagi tadi. Jenazahnya sudah di RS Bhayangkara sekarang apakah dilakukan autopsi atau tidak, menunggu konfirmasi keluarga," Jelas Erwin kepada awak media, Selasa siang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
