PORTALMEDIA.ID. MAKASSAR - Oknum anggota Polri berinisial G rupanya tak hanya bertugas untuk menjaga situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polres Toraja Utara (Torut) agar tetap aman. Oknum anggota Polri itu juga rupanya kerap memberi informasi terhadap para tersangka penyalahgunaan dan peredaran narkotika jika ada razia.
Oknum anggota Satresnarkoba Polres Torut inisial G ini telah diamankan Propam Polda Sulsel lantaran diduga membekingi bandar narkotika di Kabupaten Toraja Utara (Torut) yang diamankan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tana Toraja (Tator) belum lama ini.
Dalam pengungkapan dilakukan BNNK Tator ada empat tersangka yang diamankan masing-masing berinisial AG, RP, EL, dan SP. Mereka merupakan jaringan pengedar narkoba yang sudah cukup lama menjalankan bisnis haramnya itu diberbagai wilayah.
Baca Juga : Polda Sulsel Kirim 10 Ton Ikan Kering untuk Korban Bencana di Aceh
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Polda Komang Suartana mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan Propam Polda Sulsel, oknum anggota polisi berinisial G ini kerap membocorkan informasi terhadap para tersangka jika dilakukan razia narkotika.
"Perannya dia melindungi saja, pokoknya dia memberi informasi apabila ada operasi, intinya dia melindungi," ucap Komang kepada wartawan, Rabu (22/2/2023) malam.
Sejauh ini, Komang belum mengetahui pangkat dari oknum anggota Polri berinisial G ini. Kata dia, sementara G ditempatkan di Penempatan Khusus (Pansus) Propam Polda Sulsel.
Baca Juga : Polda Sulsel Turunkan Anjing Pelacak K-9 Percepat Pencarian Korban Pesawat ATR 42-500 di Bulusaraung
"Nanti dimintai lagi keterangan, untuk lebih detailnya," tukasnya.
Sebelumnya diberitakan, oknum anggota polisi yang diduga bekingi pelaku penyalahgunaan dan peredaran narkoba di Kabupaten Toraja Utara (Torut) akhirnya diamankan oleh jajaran Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sulsel.
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Komang Suartana mengatakan, oknum polisi berinisial G tersebut telah ditempatkan di Penempatan Khusus (Pansus) untuk nantinya menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Baca Juga : Identifikasi Korban Pesawat ATR 400, Polda Sulsel Siapkan Tim DVI
"Kami sudah ambil tindakan tegas untuk ditempatkan di tempat khusus dulu, setelah itu nanti kita akan proses kode etiknya," Jelas Komang kepada wartawan, Rabu (22/2/2023) siang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News