0%
Rabu, 22 Februari 2023 23:02

Warga Keluhkan 6 Hari PDAM Jeneponto tak Mengalir: Tiap Hari Beli Air Galon

Penulis : Akbar Razak
Editor : Rasdiyanah
Ilustrasi
Ilustrasi

Air PDAM di Jeneponto telah 6 hari tak mengalir, hal ini membuat warga terpaksa harus membeli air galon untuk kebutuhan sehari-hari.

PORTALMEDIA.ID, JENEPONTO - Selama 6 hari terakhir, layanan air bersih milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan berhenti mengalir.

Asri, warga BTN Aprilia mengaku bahwa air berhenti mengalir di rumahnya sudah enam hari terakhir.

"Tanggal 17 Februari mulai mati, hari jumat lalu. Subuh-subuh tidak mengalir, tidak cukup dipakai mandi," kata Astri kepada Portalmedia.id, Rabu (22/2/2023).

Baca Juga : Berhasil Balik Rugi Jadi Laba, Aliyah Mustika Ilham Apresiasi Kinerja PDAM

Astri menyebut, saat air mati seperti sekarang, ia terpaksa mengeluarkan uang lebih membeli air galon untuk keperluan mandi dan masak.

Dalam sehari, kata dia, pihaknya harus membeli 2 sampai 3 air galon. Ia mengaku tak mampu lagi membeli air galon apabila kondisi ini terus berlanjut.

"Habis uang beli air galon untuk mandi. Dua galon ku pakai satu kali mandi," ungkapnya.

Baca Juga : Exit Meeting BPK Sulsel, Munafri Dorong PDAM Jadi Teladan Tata Kelola BUMD

Ia meminta pemerintah segera menuntaskan permasalahan ini, agar warga tak dirugikan.

"Ini penting banget loh buat kelangsungan hidup masyarakat," tegasnya.

Sementara itu, Direktur PDAM Jeneponto Junaedi saat dihubungi belum memberikan respon terkait kondisi sekarang.

Baca Juga : Tiga Bulan, PDAM Makassar Balikkan Kerugian Rp5,2 Miliar Jadi Laba Rp826 Juta

Berdasarkan informasi yang dihimpun, air PDAM tak mengalir karena terjadi kebocoran pada pipa yang berada di bawah air sungai jalur kelurahan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar