PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR -- Haerul, pria yang mengaku sebagai anggota elit kepolisian dari Batalyon A Satbrimob Polda Sulsel telah diamankan di Mapolsek Tamalate. Terbongkarnya pengakuan Haerul sebagai Brimob gadungan ini berawal dari kecurigaan sang istri.
Bagaimana tidak sang istri curiga lantaran Haerul sama sekali tidak terlihat seperti anggota Polri pada umumnya. Sang istri kemudian mendatangi Mako Batalyon A Satbrimob Polda Sulsel guna mempertanyakan status sang suami, yang katanya bertugas di markas satuan elit Polri tersebut.
Kasi Humas Polrestabes Makassar, Kompol Lando K Sambolangi kepada Portalmedia, Kamis (23/2/2023) siang mengatakan dari hasil introgasi, Haerul mengaku kepada istri dan keluarganya sebagai anggota Brimob sejak 2018.
Baca Juga : Seorang Lansia di Makassar Tewas Terkena Serangan Jantung saat Terapi Air Laut
"Dia mengaku menjadi anggota Brimob gadungan selama 5 tahun lamanya atau sejak 2018, " kata dia.
Selain itu, alasan Haerul nekat mengaku sebagai anggota Polri karena ingin disegani dan ditakuti oleh keluarganya.
Dari tangan Haerul ada diamankan beberapa identitas yang diduga dipalsukan. Identitas yang diamankan yakni KTP, KTA Polri, dan SIM milik Haerul.
Baca Juga : Mahasiswi di Makassar Ditemukan Tewas di Kos, Diduga Akibat Mengidap Penyakit
Kini Haerul pun masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Tamalate guna mengetahui motif mengapa ia nekat mengaku sebagai anggota Polri.
Sebelumnya diberitakan, seorang pria bernama Haerul (30) diamankan Batalyon A Satbrimob Polda Sulsel usai mengaku sebagai anggota Polri. Dari tangan Haerul ditemukan sejumlah identitas dan Kartu Tanda Anggota (KTA) anggota Polri yang ternyata palsu.
Haerul diamankan pada Kamis (23/2/2023) sekira pukul 01:25 Wita, dini hari. Haerul dibawa ke Polsek Tamalate guna pemeriksaan lebih lanjut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

