PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPD Kota Makassar tidak reken (menghitung) Partai Gelora sebagai lawan berat di Pemilu 2024 nanti.
Hal itu disampaikan Ketua DPD PKS Kota Makassar Anwar Faruk. Anggota DPRD Makassar itu mengatakan PKS memiliki konstituen tersendiri di Pemilu.
Suara PKS kata dia tidak akan terbagi ke partai lain termasuk kepada Gelora, meski hampir sebagian besar kader merapat ke partai besutan Anis Matta itu.
Baca Juga : Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Anggota Komisi D DPRD Makassar Apresiasi Pelaksanaan IGS 2026
"Kita berjuang bersama, justru (Gelora) itu tidak menjadi rival kami. Rival kami itu Nasdem, Demokrat dan Golkar. Kalau gelora itu kami tidak reken," sebut Anwar sapaannya kepada Portalmedia.id, Kamis (9/3/2023).
Diberitakan sebelumnya, Eks petinggi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulsel yang ikut mendirikan Partai Gelora Irwan ST mengklaim 90 persen kader PKS Sulawesi Selatan (Sulsel) putuskan pindah dan ikut bergabung partai Gelora di Sulsel.
"Rata-rata statusnya bukan pindah sebenarnya, tapi ikut mendirikan (partai Gelora) 90 persen gabung Partai Gelora," kata Irwan ST kepada Portalmedia.id, Senin (6/3/2023).
Baca Juga : PPP Sulsel Instruksikan Fraksi DPRD Makassar Dukung Program Wali Kota Appi
Menanggapi hal itu, Anwar Faruk mengatakan itu tidak ada pengaruhnya bagi PKS."Bukan tidak ngaruh tapi tidak ada pengaruhnya. Mereka aja yang Geer," ujarnya.
Anwar juga menyebut bahwa Gelora mengikuti titik pemasangan baliho PKS."Dimana ada spanduknya PKS disitu di pasang spanduk Gelora. Berdampingan biar sama katanya (Gelora)," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
