0%
Sabtu, 11 Maret 2023 20:40

Cegah Kekerasan Seksual, Perempuan di Longwis Haderslev Diberi Keamanan dan Bantuan Hukum

Penulis : Reza Rivaldi
Editor : Rahma
Dewan Lorong (Delor) Haderslev, Sarmila bersama anak-anak warga setempat (Portal Media/Reza)
Dewan Lorong (Delor) Haderslev, Sarmila bersama anak-anak warga setempat (Portal Media/Reza)

Pemerintah Kota Makassar sengaja menghadirkan layanan bantuan hukum untuk mencegah tindakan kekerasan perempuan.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR- Perempuan khususnya para ibu rumah tangga(IRT) di Lorong Wisata (Longwis) Haderslev yang terletak di Jalan Somba Opu, Kelurahan Maloku, Kecamatan Ujung Pandang, kini mendapat keamanan dan perlindungan hukum sebagai orang yang rentan menjadi korban kekerasan seksual.

Dewan Lorong (Delor) Haderslev, Sarmila, mengungkapkan kehadiran shelter dengan layanan konsultasi hukum yang diberikan kepada perempuan di Longwis Haderslev, sangat diapresiasi warga setempat.

Pemerintah Kota Makassar sengaja menghadirkan layanan bantuan hukum untuk mencegah tindakan kekerasan perempuan utamanya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Baca Juga : Lewat Forum Indonesia on the Move, Munafri Siapkan Sistem Transportasi Terpadu dan Rendah Emisi

"Adanya layanan konsultasi hukum di lorong, kami sangat antusias sekali karena saya sebagai Delor apalagi perempuan sangat membutuhkan perlindungan lebih dari pemerintah," kata Dewan Lorong (Delor) Hadersle,"kata Sarmila belum lama ini.

Menurutnya, program seperti ini sudah lama ditunggu-tunggu oleh warga khususnya perempuan. Sebab ada jaminan keamanan bagi mereka.

"Kami sebagi warga sangat membutuhkan sekali program seperti ini meski saat ini, Alhamdulillah belum ada (kasus kekerasan) tapi kedepannya kan kita tidak tau bisa saja ada kejadian," ujarnya.

Baca Juga : Menjelang Setahun Kepemimpinan MULIA, Makassar Raih UHC Award 2026

Sehingga, lanjutnya, dengan adanya program konsultasi bantuan hukum ini kami merasa lebih terlindungi khususnya kami perempuan.

"Jadi sangat positif sekali, sehingga kami berharap program ini terus berkelanjutan atau ke depan ada lagi program yang terkait perempuan dan anak," tandasnya.

Sama halnya yang diungkapkan oleh Lurah Maloku, Aidir Perdana. Menurutnya kehadiran Shelter Warga ini mampu meningkatkan keamanan warganya.

Baca Juga : Kunjungi Kantor Kemenlu, Wali Kota Munafri Perkuat Diplomasi Pariwisata dan Maritim Lewat Kolaborasi

"Hadirnya ruang konsultasi hukum dan keluarga ini sebagai proteksi dini terjadinya kekerasan," terangnya.

Bahkan ia mengaku, semenjak adanya program Longwis di wilayahnya kasus kekerasan tidak pernah terjadi sebab aktivitas warga semakin meningkat.

Menurutnya, salah satu faktor terjadinya kekerasan dalam keluarga adalah masalah ekonomi. Sehingga adannya program longwis ini mampu meningkatkan taraf hidup warga karena ada pemberdayaan masyarakat di dalamnya.

Baca Juga : Pengamat Nilai Ketegasan Munafri Tertibkan Parkir Liar hingga PKL Sangat Tepat Menata Makassar

"Kalau kita melihat salah satu faktor yang mendasar pertikaian di dalam keluarga itu adalah faktor ekonomi hadirnya longwis ini Ibu-ibunya kan berjualan kue dan bapak-bapaknya membudidayakan ikan sehingga potensi konflik kekerasan dari keluarga bisa diminimalisir," ungkapnya.

Shelter Warga adalah layanan konsultasi keluarga dan hukum bagi warga Makassar di setiap kelurahan yang dibuka secara gratis oleh pemerintah kota melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Makassar.

Perlu Didukung SDM yang Memadai

Baca Juga : Munafri–Aliyah Kompak Hadiri Muscab Hanura Makassar, Tegaskan Komitmen Kolaborasi Lintas Partai

Kepala UPTD PPA Kota Makassar, Muslimin juga merespon baik kehadiran Longwis yang membuat program rumah aman. Muslimin menyebut, pihaknya sangat mendukung hal tersebut.

"Kami sangat mendukung, program-program pemerintah yang hadir langsung di tengah masyarakat ini penting. Banyak faktor rentannya kejadian kekerasan dalam rumah tangga maupun terhadap anak. Mulai dari pola asuh keluarga, pemahaman tentang hak-hak anak, kepedulian lingkungan, san ketersediaan layanan," ucapnya.

Muslimin juga menyatakan bahwa program rumah aman melalui Longwis ini perlu dikembangkan. Mulai dari Sumber Daya Manusia (SDM) hingga kader-kader yang paham tentang hukum.

Pertama, tersedianya SDM yang memadai, perlu dukungan kader-kader hukum misalnya paralegal-paralegal yang turun ke lorong wisata. Kedua, menggalakkan program penyadaran hukum, misalnya hak-hak anak, pengasuhan yang positif, dan lainnya," tukasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar