0%
Jumat, 17 Maret 2023 19:02

Warga Masih Kerap Tertipu, Ketua AMPHURI Bagikan Tips Terhindar dari Travel Abal-abal

Penulis : Reza Rivaldi
Editor : Rasdiyanah
Ketua Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) DPD Sulawesi, Maluku dan Papua (Sulampua) yakni Ardiansyah Arsyad saat diwawancarai awak media. Foto: Portalmedia.id/Reza
Ketua Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) DPD Sulawesi, Maluku dan Papua (Sulampua) yakni Ardiansyah Arsyad saat diwawancarai awak media. Foto: Portalmedia.id/Reza

Ketua AMPHURI Sulampua bagikan tips khusus agar masyarakat terhindar dari travel abal-abal.

PORTALMEDIA.ID. MAKASSAR - Maraknya aksi dugaan penipuan melalui travel-travel yang menjanjikan keberangkatan wisata hingga umroh atau haji hingga hari ini masih kerap terjadi.

Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umroh Indonesia (AMPHURI) mengeluarkan beberapa tips agar jemaah dapat menghindari aksi penipuan travel tidak jelas.

Ketua Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) DPD Sulawesi, Maluku dan Papua (Sulampua) yakni Ardiansyah Arsyad mengatakan, selain jemaah harus mengecek perizinan travel, ada juga beberapa cara.

Baca Juga : Soal Penipuan Travel, Ketua Amphuri Sulampua Tekankan Pentingnya Profesionalisme

Ardiansyah mengungkapkan biasanya travel yang diduga melakukan aksi penipuan kerap melakukan subsidi silang pada dana yang disetorkan para jemaah.

"Pertama biasa mereka lakukan subsidi silang, misalkan daftar sekarang harganya murah, tapi berangkat satu sampai dua tahun kedepan, pertanyaannya uangnya yang dikasi masuk buat apa, otomatis tutup lobang gali lobang," kata Ardiansyah saat ditemui awak media belum lama ini.

Ardiansyah mengungkapkan, untuk travel yang benar-benar asli tidak membutuhkan uang banyak untuk memberangkatkan para jemaah.

Baca Juga : Arab Saudi Perketat Visa Umrah, Wajib Sertakan Bukti Reservasi Hotel Berizin

"Kita tahu di dunia per travelan itu palingan dana yang kita keluarkan itu pemberangkatan sebanyak Rp 5 juta deposit ke Saudi Arabia, terus penerbangan terus perlengkapan, dan agen yang langsung ambil fee-nya," ucapnya.

Ardiansyah menambahkan, sekarang banyak travel yang saat ini ingin mendaftarkan dirinya masuk ke asosiasi Amphuri Sulampua.

Namun, kata dia, untuk masuk asosiasi dibawah kepimpinannya itu tidaklah mudah.

Baca Juga : BSI Gencarkan Literasi Haji Muda Lewat Cicil Emas

"Kalau kami itu sebenarnya banyak yang bergabung tapi kami lakukan seleksi dan rumit masuk di Amphuri. Pertama itu kita lakukan survei, kedua kita lihat trek recordnya, ketiga ada biaya sebesar Rp 5 juta jika ingin bergabung di Amphuri. Pertahun Rp 2,5 juta. Kita seleksi betul betul," tukasnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar