0%
Sabtu, 02 Juli 2022 16:23

Menuju Pilpres 2024

Koalisi Gerindra-PKB Dinilai Ideal, Pengamat: Saling Mengisi

Editor : Rasdiyanah
Ketua Umum Gerindra Prabowo dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar. Kedua partai ini sepakat berkoalisi pada akhir Juni lalu. Foto: ist
Ketua Umum Gerindra Prabowo dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar. Kedua partai ini sepakat berkoalisi pada akhir Juni lalu. Foto: ist

Akhir Juni kemarin, Gerindra dan PKB sepakat untuk berkoalisi. Pengamat menilai hal ini sangat ideal, sebab kedua partai memiliki poros yang berbeda, yaitu nasionalis dan kelompok Islam moderat.

PORTALMEDIA.ID, JAKARTA - Direktur Lembaga Kajian Politik Nusakom Pratama Ari Junaedi menuturkan, koalisi Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dinilai ideal, sebab kedua partai politik (parpol) itu bakal saling mengisi. 

“Ini bentuk koalisi yang ideal, di mana poros nasionalis dari Gerindra bersatu dengan kelompok Islam moderat yang berpaham Nahdlatul Ulama yang ada pada PKB,” ujar Ari dikutip dari kompas.com, Sabtu (2/7/2022).

Ia menilai koalisi ini mestinya menaruh Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai kandidat calon presiden (capres).

Baca Juga : UKK Tahap II PKB Jaring Calon Ketua DPW Berbasis Karakter Daerah

Sebab, lanjut Ari, akan muncul banyak resistensi jika Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar yang dijagokan sebagai capres.

“Jika Cak Imin dipaksakan maka tentu ada penolakan dari Gerindra dan hal ini wajar, (karena) nama Prabowo kerap menduduki ranking satu capres dengan elektabilitas tertinggi dari berbagai lembaga survei,” paparnya.

Ari berpandangan, jika koalisi Gerindra-PKB ingin merebut suara, maka harus ada figur lain yang dimunculkan untuk menjadi kandidat calon wakil presiden (cawapres).

Baca Juga : Kunjungi Dua Gereja di Malam Natal, Fadel Ajak Masyarakat Bangun Semangat Solidaritas Antarumat Beragama

Ia melihat, potensi itu ada dalam diri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Alasannya, masyarakat memberikan respon positif dengan melihat kinerja seorang figur dari hasil kerjanya.

“Di mata publik, kinerja Prabowo bagus dan berhasil membawa kemajuan di sektor pertahanan. Demikian juga Khofifah, posisinya sebagai Gubernur Jatim membawa implikasi kinerjanya disambut positif oleh publik,” ungkap dia.

Baca Juga : Muswil PKB Sulsel, Appi Tekankan Kolaborasi Parpol untuk Kawal Pembangunan

"Hal itu tidak melekat pada figur Cak Imin. Posisinya sebagai Wakil Ketua DPR dan ketua umum partai kurang berhasil dikapitalisasi pada faktor elektoral walau berdampak pada faktor popularitas,” imbuhnya.

Koalisi Silaturahmi Indonesia Raya

Diketahui Partai Gerindra dan PKB sepakat membangun koalisi pada Kamis (30/6/2022). Koalisi yang dibentuk Gerindra-PKB untuk menyambut Pemilu 2024 bernama Silaturahmi Indonesia Raya.

Baca Juga : Sanksi Politik! Gerindra Copot Bupati Aceh Selatan Mirwan MS yang Nekat Umrah di Tengah Bencana

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani menyatakan pihaknya merasa mendapatkan energi lebih dengan kesepakatan koalisi ini.

“Kita merasa dapat kawan. Merasa dapat semangat. Merasa dapat energi dengan teman-teman PKB,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid yakin koalisi yang dibentuk PKB bersama Partai Gerindra bisa menang di Pemilu 2024. Jazilul merasa optimistis dengan kekuatan gabungan antara PKB dan Gerindra.

Baca Juga : PKB Gelar Aksi Sosial di Makassar, 1.500 Paket Sembako Disalurkan ke Warga

"Kita juga berharap ya sebenarnya dengan dua kekuatan yang baru ini, kami punya optimisme," ujar Jazilul dalam keterangan video yang diterima, Jumat (1/7/2022).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar