0%
Senin, 20 Maret 2023 15:59

Urai Macet, Pemkot Makassar Kaji Penambahan Jalur Satu Arah

Penulis : Nurfitri
Editor : Rasdiyanah
Ilustrasi
Ilustrasi

Demi mengurai kemacetan di Kota Makassar, Pemkot Makassar tengah mengkaji penambahan jalur satu arah.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar berencana menambah jalur satu arah untuk mengurai kecamatan yang kian padat saat ini. 

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar, Helmy Budiman, mengatakan penambahan jalur ini tengah dikaji selanjutnya.

"Dengan melihat skala jumlah jalanan yang ada di Kota Makassar, maka seharusnya lebih banyak jalur satu arah," ujar Helmy, Senin (20/3/2023). 

Baca Juga : Bali Perketat Pelancong Mancanegara, Saldo Tabungan Bakal Dicek

"Bukan jalur dua arah seperti yang sekarang kebanyakan, karena kalau satu arah flow-nya bagus. Jadi kita di tengah jalan saling melambung, kurang elok jalanan juga nantinya," lanjut Helmy. 

Dia menyebut bahwa perubahan jalur satu arah ini kemungkinan tidak terlalu berdampak signifikan pada perekonomian, namun akan lebih berdampak pada sosial ekonomi dan lingkungan masyarakat.

"Lebih bagus kita menata kembali sistem transportasi manajemen jalan," kata Helmy.

Baca Juga : Pantau Parkir Liar, Dishub Makassar Rancang Pos Pemantau dan Solusi Permanen

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar, Aulia Arsyad, menyebutkan ada beberapa faktor yang menjadi penyebab kemacetan di Kota Makassar. Di antaranya yakni meningkatnya jumlah volume kendaraan dan adanya peran Pak Ogah di jalan.

Untuk itu, Dinas Perhubungan Kota Makassar akan menggelar pertemuan di kecamatan-kecamatan yang ada di Kota Makassar untuk memetakan titik-titik kemacetan. Pertemuan itu, kata Aulia, dijadwalkan akan dilakukan setelah Rapat Koordinasi Khusus (Rakosus) 2023 usai diselenggarakan.

"Saya akan lakukan pertemuan di masing-masing kecamatan bersama personel (Dishub) mengatur di mana titik rawannya kemacetan dan berapa kebutuhan personil yang dibutuhkan di masing-masing wilayah," ungkapnya.

Baca Juga : Kunjungan Wisman ke Indonesia Oktober 2024 Capai 1,19 Juta

Aulia menyatakan bahwa pembenahan manajemen lalu lintas dengan menerapkan lalu lintas satu arah di beberapa jalur akan dilakukan dengan berkaca pada kota-kota lain seperti di Bali yang rata-rata menerapkan jalur satu arah.

Meski begitu, butuh pengkajian lebih dalam sebelum benar-benar menerapkan jalur satu arah.

"Bagaimana dampak keluarga, dampak mobilitas, dan bagaimana dampak usaha-usaha mereka yang berada di jalur itu. Itu perlu kajian dan memang butuh waktu yang cukup lama untuk mengkaji hal ini," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer