0%
Sabtu, 25 Maret 2023 08:42

Manfaat Puasa Terhadap Ginjal dan Jantung

Editor : Azis Kuba
ilustrasi
ilustrasi

puasa sebenarnya tidak memiliki pengaruh besar dalam meningkatkan fungsi ginjal.

PORTALMEDIA.ID -- Puasa dapat memberikan banyak manfaat kesehatan, seperti detoksifikasi tubuh, menjaga kesehatan jantung, menurunkan tekanan darah dan gula darah. Namun, tidak ada bukti ilmiah yang menyatakan bahwa puasa dapat membersihkan ginjal.

Organ-organ dalam tubuh seperti hati, ginjal, dan limfa bekerja keras setiap harinya untuk mengeluarkan racun-racun dari tubuh dan menjaga sel-sel tetap sehat. Saat berpuasa, input racun tambahan dari makanan berkurang bahkan hilang, sehingga organ-organ tubuh dapat beristirahat.

Oleh karena itu, puasa dapat memengaruhi kesehatan tubuh dalam jangka panjang. Beberapa manfaat kesehatan dari puasa meliputi menjaga kesehatan jantung, mengontrol tekanan darah dan gula darah, serta menurunkan berat badan. Namun, manfaat ini hanya akan tercapai jika kamu juga menjalani pola makan dan gaya hidup yang sehat selama berpuasa.

Baca Juga : Alasan Minum Teh Aman dari Dehidrasi

Pengaruh Puasa Terhadap Ginjal
Dilansiar Halodoc, puasa sebenarnya tidak memiliki pengaruh besar dalam meningkatkan fungsi ginjal. Menurut US National Library of Medicine National Institute of Health, efek total dari puasa dapat sedikit menurunkan fungsi ginjal, tetapi masih dalam nilai referensi yang normal. Efek positif dari puasa lebih terlihat pada pengurangan stres oksidatif, berat badan, dan tekanan darah.

Penting untuk dicatat bahwa hidrasi yang cukup sangat penting dalam menjaga kesehatan ginjal. Dengan tubuh yang terhidrasi, ginjal dapat membantu menghilangkan natrium dan racun dari tubuh. Selain itu, mengonsumsi banyak air putih juga merupakan cara terbaik untuk mencegah risiko terbentuknya batu ginjal.

Puasa Ternyata Justru Jaga Kesehatan Jantung
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, puasa dapat memberikan manfaat bagi kesehatan jantung. Hal ini telah terbukti melalui sebuah studi yang dipublikasikan pada Juni 2012 di The American Journal of Cardiology yang mengamati kebiasaan 200 pria dan wanita.

Baca Juga : Tips Jaga Imunitas Tubuh Saat Puasa dan Mudik Lebaran

Hasilnya, mereka yang berpuasa selama sebulan dalam setahun memiliki risiko penyakit jantung yang 58 persen lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak berpuasa, setelah mengontrol faktor-faktor seperti usia, kebiasaan merokok, dan tekanan darah tinggi.

Hal yang sama berlaku untuk pengontrolan gula darah. Dalam sebuah penelitian yang lebih kecil yang diterbitkan pada November 2013 di jurnal Nutrition, Metabolism & Cardiovascular Diseases yang ditulis oleh tim Horne, para ilmuwan mengukur tingkat gula darah pada 30 orang dewasa yang sehat setelah satu hari berpuasa dan satu hari makan seperti biasa.

Setelah berpuasa, peserta mengalami perubahan termasuk peningkatan hormon pertumbuhan manusia (HGH) sebanyak 4,7 kali lipat pada wanita dan 13,6 kali lipat pada pria. HGH memiliki efek melindungi massa otot tanpa lemak dan mendorong tubuh untuk membakar kelebihan lemak.

Baca Juga : Tips Puasa Sehat Untuk Anak Saat Ikut Mudik Lebaran

Selama puasa, lemak yang tersimpan dalam sel-sel lemak akan dimetabolisme dan digunakan sebagai bahan bakar. Seiring waktu, hal ini dapat mengurangi jumlah lemak dalam tubuh sehingga dapat mengurangi resistensi insulin dan risiko penyakit jantung di kemudian hari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer