PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo bersama Ibu Iriana Joko Widodo akan melakukan kunjungan kerja ke Sulawesi Selatan (Sulsel).

Salah satu agendanya akan meresmikan Proyek Strategis Nasional (PSN) Kerera Api pada hari Rabu (29/03/2023) Peresmian tahap pertama yaitu jalur Maros - Barru.
Sebelum kedatangan RI 1, lokomotif kereta api sudah diuji coba. Presiden Jokowi dijadwalkan akan mencoba naik kereta dari Maros sampai Pangkep.
Baca Juga : DPR Cecar ANRI dan KPU soal Arsip Ijazah Jokowi
"Kita intinya menyambut baik akan ada peresmian. Artinya, kalau sudah diresmikan, insyaallah jalan," ujar Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, Selasa (28/03/2023)
Sebelumnya, jalur kereta api tersebut telah diuji coba secara terbatas pada awal Oktober 2022 lalu dan disebut terus mengalami peningkatan kecepatan yakni 110 km/jam.
Jika proyek ini diresmikan Jokowi, Gubernur Andi Sudirman berharap Sulsel bisa lebih diperhatikan lagi.
Baca Juga : Tolak Mediasi dengan Jokowi, Kubu Roy Suryo: Tak Ada Perdamaian!
"Alhamdulillah bagus. Momentumnya juga bagus. Semoga setelah diresmikan nanti, kereta api kita juga mendapat perhatian lebih, supaya bisa beroperasi," jelasnya.
Kepala Dinas Perhubungan Sulsel, Muhammad Arafah, menegaskan bahwa kereta api Makassar-Parepare merupakan salah satu proyek strategis nasional (PSN). Jalur Maros-Barru merupakan tahap pertama yang akan diresmikan langsung oleh Presiden Jokowi.
"Seluruh kesiapan baik itu lokomotifnya yang baru sudah ada. Sementara uji coba. Dengan gerbongnya itu sudah siap. Kemudian depo nya sudah siap untuk diresmikan dan nanti," kata Arafah.
Baca Juga : Setelah PCO Dibubarkan Prabowo, Hasan Nasbi Sowan ke Jokowi
Dalam peresmian itu nanti, Presiden Jokowi rencananya akan menjajal kereta api dari Maros ke Rammang-rammang. Bahkan apabila memungkinkan, maka Presiden akan menjajal kereta api hingga ke Pangkep.
"Tapi kan ini masih di fix-kan sama tim presiden sekarang. Kita menyesuaikan saka," ujarnya.
Meski sudah ada lokomitif baru, namun Arafah menyebut belum mengetahui apakah lokomotif baru itu yang akan digunakan saat peresmian.
Baca Juga : Dokter Tifa Sarankan Jokowi Berobat ke Guangzhou Hospital
Untuk sementara, baru ada tiga lokomotif yaitu satu lokomotif utama dan tiga gerbong yang muat hingga 200 penumpang.
"Lokomotif barunya sudah ada tapi untuk penggunaan pada saat peresmian, kita belum tahu. Mungkin masih yang lama," tutup Arafah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News