PORTALMEDIA.ID -- Gangguan pada saluran pencernaan seperti diare dapat terjadi selama menjalankan ibadah puasa, dan kondisi ini dapat membuat seseorang merasa tidak nyaman dan mengganggu kelancaran berpuasanya.
Selain membuat sering buang air besar, diare juga dapat menyebabkan kelelahan dan kelemahan karena kekurangan cairan dalam tubuh. Oleh karena itu, penting bagi seseorang yang menjalankan puasa untuk menjaga keseimbangan asupan nutrisi dan cairan agar terhindar dari gangguan pada saluran pencernaan dan menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan, yaitu:
1. Makanan tertentu
Untuk menghindari diare saat berpuasa, sebaiknya mengurangi konsumsi makanan pedas dan berlemak yang cenderung mengiritasi saluran pencernaan dan membuat usus menghasilkan lebih banyak air.
Baca Juga : Alasan Minum Teh Aman dari Dehidrasi
Makanan pedas mengandung senyawa capsaicin yang dapat memicu iritasi pada saluran pencernaan, sedangkan makanan berlemak sulit diserap oleh usus dan dapat membuat tinja menjadi encer. Sebagai alternatifnya, disarankan untuk mengonsumsi makanan yang kaya protein dan serat selama berpuasa.
Makanan dengan kandungan protein yang tinggi seperti daging, ayam, dan ikan, dapat membantu menjaga keseimbangan nutrisi dalam tubuh, sedangkan makanan yang tinggi serat seperti buah-buahan dan sayuran dapat membantu memperlancar pencernaan dan memperbaiki kesehatan saluran pencernaan secara keseluruhan.
2. Minuman berkafein
Konsumsi minuman berkafein seperti kopi, teh, minuman bersoda, dan minuman berenergi dapat meningkatkan risiko terjadinya diare saat berpuasa, karena kafein memiliki efek pencahar yang dapat merangsang keinginan untuk buang air besar.
Baca Juga : Tips Jaga Imunitas Tubuh Saat Puasa dan Mudik Lebaran
Oleh karena itu, sebaiknya mengurangi konsumsi minuman berkafein dan lebih memilih untuk mengonsumsi air putih yang cukup untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dan sehat selama berpuasa. Dengan menghindari minuman berkafein dan lebih banyak minum air putih, kamu dapat membantu mengurangi risiko terjadinya diare dan menjaga kesehatan pencernaan secara keseluruhan.
3. Infeksi saluran pencernaan
Diare saat puasa juga dapat disebabkan oleh infeksi pada saluran pencernaan. Beberapa bakteri dan kuman yang dapat menyebabkan infeksi ini antara lain E. coli, Clostridium difficile, dan Giardia. Infeksi ini dapat terjadi ketika seseorang tidak sengaja mengonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi.
Untuk menghindari diare saat puasa akibat infeksi, penting untuk rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta memastikan bahwa makanan yang dikonsumsi, terutama daging, bersih dan dimasak dengan baik hingga benar-benar matang.
Baca Juga : Tips Puasa Sehat Untuk Anak Saat Ikut Mudik Lebaran
4. Intoleransi laktosa
Laktosa adalah jenis gula yang terdapat pada susu dan produk susu seperti keju dan yogurt. Namun, beberapa orang mungkin mengalami kesulitan dalam mencerna laktosa, yang dikenal sebagai intoleransi laktosa. Gejala yang muncul akibat intoleransi laktosa antara lain diare, sakit perut, dan perut kembung. Jika kamu memiliki intoleransi laktosa, sebaiknya berhati-hatilah dalam mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung susu.
5. Efek obat-obatan
Mengonsumsi obat tertentu juga bisa menyebabkan diare. Salah satu jenis obatnya adalah antibiotik.
Mekanisme kerja antibiotik untuk mengatasi penyakit infeksi kadang membuat bakteri baik jadi ikut terbunuh. Padahal, keseimbangan bakteri baik di usus sangat berperan penting untuk mencegah terjadinya diare dan gangguan saluran pencernaan lain.
Baca Juga : Bahaya Tidur Mangap, Tips Hindarinya Saat Mudik Lebaran
Oleh karena itu, jika kamu sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu dan tetap ingin berpuasa, disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter guna memastikan keamanannya.
Cara Mengatasi Diare Saat Puasa
Jika kamu mengalami diare saat menjalankan ibadah puasa, segera batalkan puasamu dengan minum air putih dan makan makanan seperti pisang, nasi putih, atau roti. Kamu juga dapat mengonsumsi oralit untuk menggantikan cairan dan elektrolit yang hilang karena diare.
Selanjutnya, hindari minuman berkafein, makanan pedas, makanan yang tinggi lemak, serta makanan yang dapat menimbulkan gas pada perut seperti kacang-kacangan atau brokoli.
Baca Juga : 6 Tips Agar Daya Tahan Tubuh Tetap Bugar Selama Mudik
Jangan sembarangan menggunakan obat-obatan tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News