PORTALMEDIA. ID, MAKASSAR- Pengendara yang nekat menerobos dan menyalip mobil Presiden Joko Widodo saat melintas di Jalan Gunung Bawakaraeng, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), pada Rabu (29/3/2023), mengaku tidak mengetahui ada rombongan presiden saat itu.
Pelaku yang telah diamankan aparat kepolisian di kediamannya di Jalan Batua Raya, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, itu bernama Junawanisu Darul Azwar alias Darul.
Ia mengaku kalau dirinya kala itu tidak mengetahui rombongan yang melintas tersebut merupakan rombongan presiden yang tengah melakukan kunjungan kerja di Makassar.
Baca Juga : Jokowi Klaim Investasi IKN Tembus Rp56,2 Triliun
"Saya minta maaf kepada bapak presiden, TNI-Polri atas video saya yang viral dan terima kasih atas bapak presiden dan Polri untuk tidak menindak secara hukum. Saya tidak tau itu rombongan presiden," ucap Darul dengan wajah tertunduk.
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Budhi Haryanto mengatakan, saat ini Darul masih sementara ditahan di Mapolrestabes Makassar guna dilakukan pembinaan. Kendaraan roda dua yang digunakannya pun turut disita pasca kejadian tersebut.
Diketahui aksi nekat Darul sempat terekam kamera amatir milik warga hingga viral diberbagai platform media sosial. Aparat pun dibuat panik dengan aksi Darul sehingga langsung melakukan penyelidikan hingga Darul beserta dua rekannya diamankan di Jalan Batua Raya, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulsel, pada Kamis (30/3/2023) siang.
Baca Juga : Pratikno Akui Anggaran HUT RI Membengkak
Rekan Darul yang turut diamankan yakni Muh Haikal (25) dan Muh Fikri (23), mereka hanya dijadikan saksi oleh polisi lantaran mereka meminjamkan kendaraan roda dua modifikasi balap ke Darul.
Usai ditangkap, Budhi mengatakan pihaknya bakal melakukan pembinaan terhadap Darul. Polisi menyebut Darul memang mempunyai hobi balap dan kerap melakukan aksi balapan liar, terlebih Darul hanya hidup sebatang kara.
"Kita akan lakukan pembinaan terhadap anak-anak yang memang kurang perhatian dari pada orang tuanya. Kebetulan yang bersangkutan ini (Darul) anak yatim-piatu, kedepannya kita akan melakukan pembinaan supaya menjadi anak yang baik dan taat kepada aturan," katanya.
Baca Juga : Istana Bantah Isu Reshuffle di Ujung Pemerintahan Jokowi
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News