PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR- Pakar Hukum Pidana dan Kriminologi Universitas Negeri Makassar (UNM) , Prof Heri Tahir mengingatkan tantangan Irjen Pol Setyo Boedi Moempoeni Harso sebagai Kapolda baru Sulsel jelang Pemilu 2024.
Bakal munculnya kasus-kasus yang membelit pejabat di tahun politik di Sulsel, dinilai Prof Heri akan jadi tantangan tersendiri buat Irjen Pol Setyo Boedi Moempoeni Harso bertugas di tahun politik.
"Masalah korupsi ini mudah-mudahan saja bisa dilakukan atau ditindak secara objektif. Apalagi menjelang pilkada itu pasti banyak kasus-kasus yang muncul, jadi harapannya bahwa penegakan hukum itu harus dilakukan secara objektif dan terukur," ungkapnya.
Baca Juga : Polda Sulsel Kirim 10 Ton Ikan Kering untuk Korban Bencana di Aceh
Olehnya, hal utama yang perlu diperhatikan Kapolda baru nantinya adalah kultur budaya masyarakat di Sulawesi Selatan (Sulsel) dalam penanganan setiap kasus.
Dalam setiap penindakan hukum, penting untuk melihat atau mengikuti, serta menghormati adat istiadat yang berlaku di tanah daeng ini.
"Jadi ada ungkapan 'di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung'. Artinya kita kita harapkan Kapolda baru ini memahami bagaimana nilai-nilai budaya yang ada dalam masyarakat Sulawesi Selatan, apalagi saya tau persis bahwa Sulsel ini selalu dikenal dengan stigma sisik dan darah kelas yang penuh konflik,"ucapnya.
Baca Juga : Polda Sulsel Turunkan Anjing Pelacak K-9 Percepat Pencarian Korban Pesawat ATR 42-500 di Bulusaraung
Tak hanya itu, Heri juga menyampaikan, dalam penegakan hukum tidak hanya pendekatan secara normatif tapi bagaimana bisa memahami nilai-nilai masyarakat sehingga pendekatan preventif atau pencegahan itu lebih efektif dilakukan.
"Paling tidak bahwa fungsi kepolisian yang harus menjadi perhatian Kapolda itu pertama bagaimana bisa menjaga keamanan dan ketertiban, kedua penegakan hukum dan ketiga bagaimana memberikan perlindungan, pengayoman kepada masyarakat," bebernya.
"Dan saya kira kita harapkan keamanan dan ketertiban serta pelindung, pengayoman ini yang harus didahulukan. Penegakan hukum merupakan suatu jalan akhir. Saya kira ini yang perlu dilakukan Kapolda yang baru karena pendekatan yang reaktif dan represif itu tidak memberikan jaminan bahwah persoalan di dalam masyarakat itu dapat diatasi," sambungnya.
Baca Juga : Identifikasi Korban Pesawat ATR 400, Polda Sulsel Siapkan Tim DVI
Dalam sesi wawancara, Irjen Pol Setyo Boedi Moempoeni Harso mengharapkan kerja sama seluruh elemen masyarakat dalam menjaga ketertiban umum di lingkup masyarakat.
"Terima kasih saya mohon sebagai warga baru mohon diterima. Kedua kedepan tentu kita akan menjaga sinergitas baik internal dan eksternal. Kemudian kita harus sama-sama masyarakat untuk bisa memberikan informasi kepada Polda Sulsel apabila ada hal-hal yang terkait dengan kriminalitas, supaya mereka sadar juga bahwa itu menggangu ketertiban kita semua, itu kita akan tangani dengan baik, secara prosedur dan profesional," kata jendral polisi bintang berpangkat dua bintang ini.
Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1988 ini juga menegaskan bahwa beberapa kasus Korupsi yang tengah bergulir di Polda Sulsel bakal dilakukan proses hukum secara transparan dan profesional.
Baca Juga : Perkuat Sinergi Aparat dan Warga, Wali Kota Makassar Sambut Program FKPM Ditbinmas Polda Sulsel
"Tentu kita akan dalami, Tipikor kita juga punya, tentu kita akan mendalami kasus-kasus sejauh mana. Tentu ada tindakan, kita akan lakukan secara profesional," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News