PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Triwulan pertama 2023, realisasi penerimaan pajak mencapai Rp3,67 triliun. Sulawesi Selatan daerah penyumbang pajak terbesar. Disusul Sulawesi Utara dan Sulawesi Barat.
Menurut Kepala Kanwil DJP Sulselbartra Arridel Mindra, kontribusi pencapaian realisasi pajak tiga bulan pertama 2023 ini sebesar 20,5 persen dari target Rp17,9 triliun.
"Jika dilihat dari kontribusi wilayahnya, didominasi dari wilayah Sulawesi Selatan dengan realisasi Rp2,81 triliun dari target Rp12,38 triliun atau berkontribusi 22,69 persen. Kemudian, Sulawesi Utara dengan realisasi Rp0,7 triliun dari target Rp4,49 triliun atau berkontribusi 15,56 persen, dan Sulawesi Barat dengan realisasi Rp0,16 triliun dari target Rp1,03 triliun atau berkontribusi 15,43 persen," jelasnya, di Aula Kantor DJP Sulselbarta, Rabu (05/04/2023).
Kinerja penerimaan pajak katanya, sangat baik tahun ini didorong dari faktor aktivitas ekonomi yang terus membaik, hingga adanya implementasi UU HPH atau kenaikan tarif PPn dari 10 persen naik 11 persen.
Tak hanya itu, jika dilihat beberapa sektor yang mempengaruhi penerimaan pajak tahun ini, dipengaruhi oleh sektor perdagangan sebesar 22,8 persen. Sektor ini membaik karena sejalan dengan pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19, di mana banyaknya terjadi aktivitas industri.
Kemudian, sektor administrasi pemerintahan yang berkontribusi 13,9 persen. Sektor ini tumbuh positif pasca berlakunya PMK-59/2022 yang berdampak pada beralihnya penerimaan PPn dari sektor konstruksi. Selanjutnya, sektor pertambangan dengan kontribusi 11,5 persen, sektor industri pengolahan sebesar 9,72 persen, dan sektor jasa keuangan sebesar 8,71 persen.
Baca Juga : Pemkot Makassar Perkuat Sinergi Pertahanan Melalui Penetapan Komcad ASN Sulsel
Kemudian pada realisasi jenis pajak secara penerimaan dipengaruhi dari PPn dan PPnBM dengan realisasi sebesar Rp1,71 triliun dari target Rp8,89 miliar atau naik 58 persen. Kemudian PPh yang mencapai Rp1,83 triliun dari target Rp 8,49 triliun atau naik 9,3 persen, pajak PBB dengan realisasi Rp22 miliar dari target 269,7 miliar atau naik 255 persen, serta pajak lainnya dengan realisasi Rp95 miliar dari target Rp244 miliar atau naik 79 persen.
"Target penerimaan pajak tahun ini juga lebih tinggi jika dibandingkan target 2022 lalu sebesar Rp14,6 triliun atau tumbuh 22,6 persen," sebutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

