PORTALMEDIA.ID -- Menuju akhir bulan Ramadhan, banyak keluarga yang merencanakan untuk melakukan mudik. Meskipun ini merupakan rutinitas tahunan yang sedikit merepotkan, namun biasanya dinanti-nantikan karena pada saat ini keluarga besar bisa berkumpul kembali bersama-sama.
Perjalanan mudik umumnya dimulai sekitar lima hari sebelum Hari Raya, yang berarti dilakukan ketika masih menjalankan ibadah puasa.
Bagi orang dewasa, meskipun cukup berat, mereka sudah mengerti cara melewati perjalanan mudik sambil tetap berpuasa.
Baca Juga : Cara Mengatasi Sakit Pinggang saat Mudik Lebaran
Namun, bagaimana dengan anak-anak yang masih belajar berpuasa? Jika tidak menerapkan puasa yang sehat untuk anak, perjalanan mudik dapat mengganggu puasa mereka. Berikut ini tips puasa sehat untuk anak yang tengah melakukan perjalanan mudik, dilansir Halodoc:
Orangtua Wajib Memilih Waktu Mudik yang Tepat
Salah satu faktor utama yang menyebabkan badan menjadi lemas saat melakukan mudik adalah paparan sinar matahari yang cukup terik, terutama jika kamu dan keluargamu memilih moda transportasi bus tanpa pendingin ruangan. Seiring berjalannya waktu, kamu mungkin akan merasa kepanasan sehingga anak-anakmu mudah rewel dan haus. Agar anak-anak tetap bisa menjalankan ibadah puasa dengan lancar selama mudik, sebaiknya orang tua mempertimbangkan untuk memilih waktu sore atau malam hari saat berangkat
Keberangkatan malam hari dapat membuat perjalanan mudik menjadi lebih nyaman karena kamu tidak akan terkena sinar matahari yang terik selama lebih dari 12 jam, dan kamu bisa memanfaatkannya untuk tidur agar perjalanan terasa lebih cepat. Namun, jika jarak perjalanan tidak terlalu jauh, lebih baik mempertimbangkan untuk berangkat pada pagi hari setelah salat Subuh. Udara di pagi hari masih segar dan sejuk selama sekitar 5-6 jam. Dengan demikian, saat kamu dan keluargamu berada di perjalanan, kamu tidak akan merasa kepanasan.
Baca Juga : Tips Jaga Imunitas Tubuh Saat Puasa dan Mudik Lebaran
Pastikan Sahur dan Berbuka dengan Makanan Bergizi
"Seperti pada rutinitas puasa pada umumnya, pastikan bahwa Si Kecil selalu mendapatkan asupan makanan yang bergizi dan mengenyangkan sebelum melakukan perjalanan mudik. Jangan hanya memenuhi perut dengan minuman saja, tetapi juga pastikan untuk mengonsumsi makanan yang padat nutrisi. Saat sahur, disarankan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung sekitar 600-700 kalori atau sekitar sepertiga dari total kalori harian. Saat berbuka puasa, makanlah makanan yang mengandung sekitar 700 kalori atau lebih. Jika perlu, konsumsi juga suplemen makanan atau vitamin yang disukai oleh Si Kecil. Setelah makan dengan cukup, barulah kamu bisa melakukan perjalanan mudik bersama Si Kecil.
Siapkan Makanan dan Keperluan Anak
Pastikan untuk menyiapkan barang-barang yang akan dibawa mudik beberapa hari sebelum keberangkatan. Pastikan bahwa perlengkapan Si Kecil termasuk peralatan mandi, selimut, baju ganti, mainan, dan obat-obatan sudah disiapkan dan dimasukkan ke dalam tas yang mudah dibawa serta mudah dijangkau saat berada di dalam kendaraan. Jangan lupa untuk membawa bantal dan selimut hangat agar Si Kecil tetap nyaman selama perjalanan. Berikan Si Kecil mainan yang biasa ia mainkan, tetapi usahakan agar tidak terlalu lama bermain gadget yang dapat membuatnya merasa pusing.
Selain itu, persiapkan juga camilan praktis yang disukai oleh Si Kecil seperti buah, sereal, atau biskuit yang dapat dimakan saat malam hari. Berikan minuman kesukaannya seperti susu untuk mencegah dehidrasi selama perjalanan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News