PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan (Sulsel) menerjunkan 4.816 personel gabungan dalam pengamanan Operasi Ketupat Lipu 2023. Pengamanan juga dilakukan termasuk antisipasi terorisme.
Kapolda Sulsel, Irjen Pol Setyo Boedi Moempoeni Harso mengatakan, ribuan personel itu terdiri dari beberapa unsur instansi terkait.
"Kami siapkan pola-pola pengamanan. Beberapa pos kita siapkan, termasuk pelibatan personel operasi sebanyak 4.816. Untuk terorisme, kita akan bekerja sama dengan BNPT dan Densus 88, kita siaga untuk mewujudkan kenyamanan masyarakat," kata Setyo usai memimpin Apel Gelar Pasukan Operadi Ketupa Lipu 2023 di Lapangan Karebosi, Kota Makassar, Senin (17/4/2023).
Baca Juga : Kunjungi Pulau Terluar Makassar, Appi dan Kapolda Sulsel Perkuat Kepedulian untuk Warga Sangkarrang
Polda Sulsel sendiri telah menyiapkan ratusan pos pengamanan dengan berbagai fasilitas yang mampu menunjang kenyamanan serta keamanan para pemudik khususnya di Sulsel.
"Kemudian hari ini sudah serentak pos pengamanan, ada beberapa pos yang dilibatkan, antaranya pos pengamanan, pelayanan, dan terpadu. Terdiri dari 104 jumlah pos tersebut, 63 pos pengamanan, 32 pelayanan, dan 9 pos terpadu," jelasnya.
Lanjut dia, pada operasi itu pihaknya juga telah melakukan antisipasi beberapa proses untuk arus lalu lintas maupun jalur bagi pemudik di wilayah Sulsel.
Baca Juga : Strategi Pangan Presiden Prabowo: Mentan Amran Pastikan Stok Bahan Pokok Surplus hingga Idul Fitri
"Atensinya, objek seperti bandara, mall, dan tempat keramaian lainnya. Prediksi sekitar 30 persen peningkatan pemudik dari tahun lalu," ucapnya.
Selama operasi ketupat, ada beberapa pelanggaran yang akan dilakukan penindakan di antaranya pada laju kendaraan yang dibatasi.
"Kalau misalnya ada, tentu akan dianggap pelanggaran. Kita akan melakukan tindakan humanis," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
