0%
Senin, 25 Juli 2022 19:30

Bertolak ke China, Jokowi Awali Rangkaian Kunjungan ke Kawasan Asia Timur

Editor : Rasdiyanah
Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana bertolak menuju Beijing, China untuk memulai rangkaian kunjungan luar negeri ke tiga negara di kawasan Asia Timur. Foto: dok Biro Sekretariat Presiden
Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana bertolak menuju Beijing, China untuk memulai rangkaian kunjungan luar negeri ke tiga negara di kawasan Asia Timur. Foto: dok Biro Sekretariat Presiden

Jokowi bertolak ke China, Beijing, Senin (25/7/2022) hari ini. Perjalanan ini adalah awal dari rangkaian kunjungan Jokowi ke tiga negara di kawasan Asia Timur

"Presiden RI merupakan salah satu pemimpin pertama yang diterima oleh Presiden Xi Jinping selama pandemi ini, di luar tentunya acara Olimpiade Musim Dingin di Beijing awal tahun ini," jelas Retno.

Retno menuturkan bahwa China merupakan mitra dagang Indonesia terbesar dengan total nilai perdagangan sebesar 110 miliar dolar AS di tahun 2021. China juga investor ketiga terbesar dengan total nilai investasi sekitar 3,2 miliar dolar AS di tahun 2021.

Usai dari Beijing, Jokowi akan melanjutkan kunjungan ke Tokyo, Jepang untuk bertemu dengan Perdana Menteri (PM) Fumio Kishida dan kalangan bisnis pada 27 Juli 2022. Retno Marsudi mengatakan Jepang merupakan mitra ekonomi penting dan tradisional Indonesia.

Baca Juga : Jokowi Pakai Passapu di Rakernas PSI

"Nilai perdagangan bilateral Indonesia-Jepang mencapai lebih dari 32 miliar dolar AS dan nilai investasi Jepang di Indonesia mencapai 2,26 miliar dolar AS tahun 2021," tuturnya.

Terakhir, Jokowi akan berkunjung ke Korea Selatan atau Korsel untuk melakukan pertemuan dengan Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol dan kalangan bisnis pada 28 Juli 2022. Korea Selatan sendiri merupakan mitra penting Indonesia di bidang ekonomi.

Nilai perdagangan kedua negara tahun lalu mencapai 18,41 miliar Dolar AS. Sementara investasi Korea Selatan di Indonesia terus bertumbuh dengan pesat, dan pada tahun 2021 mencapai 1,64 miliar Dolar AS.

Baca Juga : China Nilai Serangan AS ke Venezuela Langgar Hukum Internasional

"Selain membahas penguatan kerja sama bilateral, Presiden dan para pemimpin ketiga negara tersebut tentunya di dalam pertemuan bilateral masing-masing akan membahas perkembangan terakhir beberapa isu kawasan dan isu internasional," pungkas Retno.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer