PORTALMEDIA.ID, Parepare -- Pelaksanaan Ibadah Salat Iduladha Pegurus Muhammadiyah Kota Parepare di Alun-alun Lapangan Andi Makkasau Kota Parepare, Rabu 28 Juni 2023 dihadiri sejumlah masyarakat dan juga para pengurus Muhammadiyah Kota Parepare.
Turut hadir membawakan sambutan dalam acara tersebut, Wali Kota Parepare, Taufan Pawe.
Ketua Pengurus Daerah (PD) Muhammadiyah Kota Parepare, KH Mahsyar Idris, mengatakan, perbedaan penentuan Hari Rata Idul Adha di Indonesia tidak perlu lagi menjadi perdebatan semua pihak.
Baca Juga : Imigrasi Parepare Capai Target 2025, Penerbitan Paspor Umrah Mendominasi dan PNBP Tembus Rp20 Miliar
Dirinya mengatakan, perbedaan tersebut terjadi karena adanya keterbatasan Ummat Manusia, sehingga menentukan masing-masing menggunakan teori yang diterapkan, sehingga kita tidak bisa mengatakan siapa yang salah dan siapa yang benar.
"Jangan sampai karena penetapan yang berbeda ini kita saling menyalahkan yang justru berdampak pada perpecahan, Saya harap dengan perbedaan ini menjadi ajang untuk kita terus memperkuat kajian keagamaan, karena perpecahan terjadi karena keterbatasan Ummat Manusia,"katanya.
Mahsyar juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat kehadiran Wali Kota Parepare, Taufan Pawe di Shalat Idul Adha Muhammadyah ini untuk membawakan sambutan.
Baca Juga : Rakor Perdana dengan Wali Kota, Ketua DPRD Langsung Hentikan Interpelasi
"Nantinya beliau akan ikut shalat tapi beliau tidak berniat shalat Idul Adha, tapi beliau shalat Sunnah Dhuha, dan itu tidak menjadi permasalahan jika beliau shalat sunnah dhuha ditengah-tengah peserta Shalat Idul Adha,"jelasnya.
Wali Kota Parepare, Taufan Pawe, mengapresiasi keberagaman beragama di Kota Parepare yang selama ini Muhammadiyah turut andil dalam menjaga kenyamanan dan keamanan beribadah bagi seluruh Masyarakat Kota Parepare.
"Pada dasarnya tujuan Pemerintah itu hadir untuk memberikan keamanan dan kenyaman beragama dan beribadah bagi seluruh masyarakat Indonesia dan secara khusus masyarakat Kota Parepare, selama ini Muhammadiyah telah memberikan gambaran baik tersebut,"katanya.
Baca Juga : Pendapatan Kota Parepare Menurun di KUA-PPAS 2026, Defisit Hingga Rp24 Miliar
Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel ini, kehadiran para perserikatan Muhammadiyah dalam melaksanan Hari Raya Idul Adha hari ini, sebagai bentuk kecintaan dan kesyukuran terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
"Dengan pelaksanaan hari raya Idul Adha bagi perserikatan Muhammadiyah sebagai awal dari pelaksanaan pemotongan hewan Qurban,"ungkap dia.
Diapun mengapresiasi seluruh pihak dengan perbedaan yang ada, semuanya tetap berjalan dengan baik dan tentunya saling menghargai antara sesama ummat terus terjalin dengan baik di Kota Parepare.
Baca Juga : Kurban 26 Ekor Sapi Iduladha, Pemprov Sulsel Prioritaskan Warga Kurang Mampu
"Kebersamaan ini bagian dari pada keberagaman kita, tentunya dengan perbedaan pendapat semua pihak ini tidak mesti memutus silaturahim antara kita sesama, tapi bagaimana mengedepankan silaturahim ketimbang kepentingan lainnya,"papar Wali Kota berlatar belakang Ilmu Hukum ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News