0%
Selasa, 11 Juli 2023 11:22

BKKBN Sebut Penyakit Ganas Bakal Serang Tubuh Wanita Jika Tak Menikah

Editor : Agung
BKKBN Sebut Penyakit Ganas Bakal Serang Tubuh Wanita Jika Tak Menikah
ist

Hasto yang merupakan dokter spesialis obstetri dan ginekologi itu menjelaskan bahwa sejumlah penyakit tersebut dalam bentuk kanker atau neoplasma ganas.

PORTALMEDIA.ID - Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo mengingatkan tentang adanya penyakit ganas yang muncul di tubuh manusia, terutama wanita, bila tidak menikah dan beranakpinak.

Hal ini diungkapkannya mengingat adanya fenomena tren kecenderungan ingin jomblo di tengah-tengah masyarakat karena keinginan emosional, bukan lagi karena pertimbangan logika karena turut melibatkan orang-orang yang mapan dan berpendidikan.

"Ada informasi yang miss yang terkait reproductive health dan sexual education, sehingga akhirnya orang itu secara emotional tidak mau punya anak bukan karena pertimbangan logika," kata Hasto dalam program Your Money Your Vote CNBC Indonesia, dikutip Selasa (11/7/2023).

Baca Juga : Yayasan Hadji Kalla Rakit Program Suarakan Kesehatan Jantung Wanita

Hasto yang merupakan dokter spesialis obstetri dan ginekologi itu menjelaskan bahwa sejumlah penyakit tersebut dalam bentuk kanker atau neoplasma ganas. Penyakit kanker itu akan menyerang wanita yang tidak punya anak dalam bentuk kanker payudara dan kanker endometrium.

"Jadi yang namanya kanker endometrium cenderung pada orang-orang yang tidak punya anak atau anaknya sedikit, dan yang namanya kanker payudara cenderung menyerang mereka-mereka yang tidak menyusui," kata Hasto.

Namun, dia mencatat jumlah orang berpendidikan memiliki ekonomi yang mapan, dan tinggal di perkotaan yang tidak mau menikah populasinya masih sedikit ketimbang masyarakat yang menikah dan hamil. Fakta ini diperoleh dari data Elsimil atau Elektronik Siap Nikah dan Hamil.

"Segmen itu sedikit kenapa? kita masih melihat begitu karena jumlah yang hamil di Indonesia masih 4,8 juta setahun, yang nikah masih 1,9 juta meski trennya meurun," kata Hasto.

"Tapi dari yang nikah 1,9 juta itu yang hamil di tahun pertama 80%, atau 1,6 jutanya, maka pekerjaan rumah kita menjaga kualitas. BKKBN orientasinya dulu dua anak cukup sekarang kualitasnya yang jangan sampai stunting," tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar