PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulsel secara resmi melepas kas keliling bertajuk ekspedisi “Rupiah Berdaulat”.
Kegiatan ini berlangsung atas kerjasama BI dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) Lantamal VI.
Daerah yang disasar pada kegiatan ini adalah pulau di Sulawesi Selatan daerah Terluar, Terdepan dan Terpencil (3T).
Baca Juga : BI Catat Uang Beredar Tembus Rp10.133,1 T pada Desember 2025
Menurut Direktur Eksekutif Kepala Perwakilan BI Sulsel, Causa Iman Karana pelepasan ekspedisi Rupiah Berdaulat ini merupakan komitmen yang dibangun BI untuk menjaga kesatuan, keutuhan dan keamanan NKRI.
“Komitmen ini sudah dilakukan sejak tahun 2016 lalu dan merupakan ekspedisi yang ke 9 kalinya dilaksanakan. Tahun ini dengan menyasar 5 pulau di Sulsel yakni Pulau Kalaotoa, Pulau Kayuadi, Pulau Bonerate, Pulau Jinato dan Pulau Selayar,” katanya.
Selanjutnya, ia menuturkan jika Rupiah Berdaulat ini merupakan pelepasan kas keliling menggunakan jalur laut. Rute perjalanannya juga akan menjadi sasaran pengedaran emisi terbaru rupiah ke masyarakat Indonesia.
Baca Juga : Catatan BI: Transaksi QRIS Tap Tembus Rp28 Miliar di Akhir 2025
Secara rinci lanjut pak Cik sapaannya, kegiatan yang akan dilakukan lewat kas keliling ini berupa sosialisasi ke masyarakat dan menyampaikan bentuk fisik emisi terbaru uang rupiah.
"Upaya ini kami lakukan agar dapat lebih mengedukasi masyarakat tentang uang rupiah sebagai alat tukar yang sah," bebernya.
Sebelumnya, BI telah telah melakukan pendataan lokasi sosialisasi yang akan dilakukan untuk pengenalan uang rupiah baru.
Baca Juga : SBT Capai 55,74%, Penyaluran Kredit Baru Meningkat
“Pendataannya sudah dilakukan sebelumnya untuk daerah sasaran dan telah menentukan lokasi sosialisasi. Tentunya lokasi sosialisasi pengenalan rupiah di tempat umum daerah dituju,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News